Beberapa pohon kelapa sawit yang ditanam di Kebun Botani Bogor hingga sekarang masih hidup, dengan ketinggian sekitar 12 m, dan merupakan kelapa sawit tertua di Asia Tenggara yang berasal dari Afrika.
Tidak hanya kelapa sawit, koleksi hutan kota di kota hujan, Bogor yang seluruhnya seluas 87 hektare ditumbuhi sekitar 15 ribu jenis koleksi pohon dan tumbuhan menjadi lokasi menarik wisata edukasi bagi berbagai kalangan, utamanya wisata keluarga.
Di KRB terdapat pusat-pusat keilmuan seperti herbarium bogoriense, museum zoologi, pustaka, kebun anggrek. Bahkan kala waktu tertentu bunga terbesar di dunia yang tingginya mencapai 2 m tumbuh dan mekar yaitu Bunga Bangkai (Amorphophalus Titanum) bisa disaksikan dari jarak dekat. Disela menikmati koleksi yang ada di udara berkeliaran kelelawar (pemakan buah) berukuran besar.
Hutan kota yang berada di tengah Kota Bogor ini menjadi lintasan aliran Kali Ciliwung yang tatkala musim hujan alirannya sangat deras yang membuat Ibu Kota Jakarta banjir. "Hati-hati Pak, Bu jangan terlalu minggir, ini alirannya lagi deras, satu atau dua jam lagi Jakarta banjir," ucap salah seorang karyawan KRB memperingati pengunjung yang saat itu berada di tepi Kali Ciliwung.
Karyawan tersebut juga memperingatkan pengunjung, sambil berkelakar "pohon-pohon sangat besar yang usianya seratusan tahun lebih ini dilihat dan dinikmati pagi sampai sore hari saja, kalau malam ngak boleh didatangi" ujarnya. "lho kok malam nggak boleh Pak?" tanya pengunjung."Iya, soalnya kalau malam kan gelap, lagian sore (17.00 WIB) kebun raya sudah tutup," katanya sambil tersenyum.
Pengunjung juga bisa menikmati beragam tumbuhan endemis (asli) Indonesia yang berada di beberapa rumah kaca, khususnya yang indah dan menarik kebun anggrek, mulai jenis vanda, dendrobium maupun bulan yang tertatap apik di rumah kaca dengan paduan air terjun/kolam buatan.
Namun, untuk rumah kaca yang mengkoleksi anggrek alam (endemis) Indonesia, pengunjung harus didampingi oleh karyawan setempat, tidak boleh nyelonong semaunya. Jaga kelestarian dan keindahannya, soalnya anggrek alam sensintif dan langka.
Museum Zoologi juga sayang kalau tidak dikunjungi, pasalnya di museum ini terdapat koleksi binatang (diawetkan) yang ada di Tanah Air. Bahkan ada juga koleksi kerangka satwa terbesar di dunia yaitu Paus Biru.
Pengunjung juga bisa menikmati Istana Bogor yang halamannya menjadi "habitat" rusa yang hanya dibatasi kolam ditumbuhi beragam bunga terai dengan Kebun Raya.
Sejak akhir tahun 2012, tarif masuk KRB menjadi Rp14 ribu per orang, untuk wisatawan asing Rp25 ribu, kendaraan roda empat Rp30 ribu, sedangkan roda dua (hanya parkir) Rp5.000, dan sepeda pancal (bisa keliling Rp5.000.
Untuk bisa menikmati seharian hutan kota yang ada sejak zaman Prabu Siliwangi pada abad XV ini (prasasti Batutulis), disarankan di luar hari libur, karena kendaraan bisa digunakan untuk berkeliling, pada hari libur hanya boleh parkir, pengunjung harus berjalan di kawasan seluas 87 ha.(*)
Editor : FAROCHA
COPYRIGHT © ANTARA 2026