Gresik, 29/3 (Antara Jatim) - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik M Nadlif menegaskan tidak ada pungutan apa pun menjelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2013 yang akan berlangsung pada 15 April 2013.
"Kami sudah siapkan anggaran untuk pelaksanaan UN 2013 yang disediakan oleh Pemkab Gresik melalui APBD, sehingga kami tegaskan tidak ada pungutan apa pun dalam pelaksanaan UN," kata Nadlif, Jumat.
Penegasan itu disampaikan agar wali murid atau orang-orang yang terlibat dalam pelaksanaan UN tidak terbebani biaya apa pun pada pelaksanaan UN 2013 di Kabupaten Gresik.
Selain itu, penegasan disampaikan untuk mengantisipasi adanya pungutan liar jelang pelaksanaan UN 2013 di wilayah Kabupaten Gresik.
Sebelumnya, M Nadlif mengaku anggaran yang disiapkan Pemkab Gresik melalui APBD untuk pelaksanaan UN 2013 di semua tingkatan lebih dari Rp827 juta.
Anggaran itu terbagi untuk tingkat pendidikan menengah umum (Dikmenum) mencapai Rp252 juta, pendidikan dasar (Dikdas) Rp435 juta serta tingkat persetaraan mencapai Rp140 juta.
"Anggaran ini memang disediakan oleh Pemkab Gresik untuk proses pelaksanaan UN di Gresik, dan diharapkan pelaksanaan UN di Gresik tidak terganggu masalah anggaran," katanya.
Sementara itu, pelaksanaan UN 2013 di Kabupaten Gresik akan diikuti total sebanyak 53.983 siswa, sesuai Daftar Nomer Tetap (DNT) peserta UN yang diajukan ke Disdik Provinsi Jawa Timur.
Jumlah itu, terbagi untuk tingkat SMA/Sederajat mencapai 15.039 siswa, tingkat SMP/Sedejarat 18.007 siswa serta tingkat SD/Sederajat mencapai 20.937 siswa.
Sedangkan untuk pelaksanaan UN 2013 untuk tingkat SMA dilaksanakan pada tanggal 15-18 April 2013, dan tingkat SMP pada tanggal 22-25 April 2013, serta tingkat SD pada tanggal 6-8 Mei 2013.(*)
Editor : Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.