Moskow (ANTARA) - Perdana Menteri Greenland Jens-Frederik Nielsen mengatakan pertemuannya dengan utusan khusus Amerika Serikat Jeff Landry berlangsung secara konstruktif, namun tidak membuka peluang luas bagi kerja sama yang lebih besar dengan Washington.
Stasiun televisi Denmark TV2 pada Senin melaporkan Nielsen menyebut pertemuan dengan Landry dan Duta Besar AS untuk Denmark Kenneth Howery berlangsung dalam “suasana yang baik”.
Namun, saat ditanya apakah pembicaraan tersebut membuka peluang kerja sama lebih luas dengan AS, Nielsen menjawab singkat, “Tidak.”
Menurut laporan itu, kedua pihak membahas keinginan untuk membangun hubungan berdasarkan rasa saling menghormati.
“Semua hal yang telah disampaikan sejak awal kembali ditegaskan,” kata Nielsen.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Greenland Mute Egede menyatakan posisi dasar hubungan antara Greenland dan Washington tetap tidak berubah.
Pekan lalu, Kedutaan Besar AS di Kopenhagen menyebut Landry dan Howery akan bertemu masyarakat Greenland guna mengidentifikasi peluang ekonomi bagi Amerika Serikat di pulau tersebut.
Greenland merupakan wilayah otonom yang berada dalam Kerajaan Denmark.
Presiden AS Donald Trump sebelumnya beberapa kali menyatakan Greenland seharusnya bergabung dengan Amerika Serikat karena dinilai memiliki arti strategis bagi keamanan nasional AS.
Pemerintah Denmark dan Greenland menolak gagasan tersebut serta menegaskan bahwa integritas wilayah mereka harus dihormati.
Sumber: Sputnik
Pewarta: Yoanita Hastryka DjohanEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026