Madura Raya (ANTARA) - Wakil Bupati Pamekasan, Jawa Timur Sukriyanto mengingatkan jamaah calon haji (JCH) agar menjaga kesehatan dan etika selama berada di Makkah.

"Ada dua sukses yang harus bapak dan ibu sekalian jaga, yakni sukses pelaksanaan ibadah haji dan sukses menjaga nama baik Indonesia," katanya saat melepas keberangkatan calon haji di Masjid Agung As-Syuhada, Pamekasan, Minggu.

Menurut Wabup, yang dimaksud dengan sukses dalam pelaksanaan ibadah haji, jamaah bisa menjalan semua rukun haji dengan baik dan sempurna.

Oleh karena itu, sambung dia, menjaga kesehatan agar bisa melaksanakan ibadah haji dengan sempurna juga harus diperhatikan.

"Cuaca di Makkah berbeda dengan Indonesia. Karena itu, jamaah harus menjaga diri sebaik mungkin, terutama menjaga kesehatan fisik dengan pola makan teratur. Karena di sana itu kalau sakit tentu tidak akan bisa menjalankan ibadah," katanya.

Apalagi, sambung Wabup, jamaah calon haji Pamekasan yang akan menunaikan ibadah ke  Makkah kali ini lebih banyak yang berisiko tinggi.

Sedangkan yang dimaksud dengan sukses menjaga nama baik Indonesia, ketika para jamaah bisa menjaga etika dengan baik.

Wabup mengatakan, jamaah haji Indonesia yang berada di Makkah akan dianggap mewakili Indonesia dari institusi negara.

"Kalau kita baik dan menjaga etika di sana, maka negara Indonesia akan dipandang baik oleh jamaah dari negara lain," katanya.

Pelepasan pemberangkatan jamaah calon haji asal Kabupaten Pamekasan itu ditandai dengan pengibaran bendera.

JCH asal Kabupaten Pamekasan yang menunaikan ibadah haji ke  Makkah tahun ini sebanyak 1.384 orang.

Menurut Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Pamekasan Abdul Halim, calon haji sebanyak 1.384 orang itu terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 73, 74, 75, dan 76.

Calon haji yang tergabung dalam Kloter 73 sebanyak 309 orang, Kloter 74 sebanyak 325 orang, Kloter 75 sebanyak 376 orang, dan Kloter 76 sebanyak 374 orang.



Pewarta: Abd Aziz
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026