Mojokerto, Jawa Timur (ANTARA) - Bupati Mojokerto, Jawa Timur, Muhammad Albarraa mendorong pelaku Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat untuk mengurus sertifikasi halal lantaran baru ada sekitar 16.593 UMKM yang tersertifikasi dari total 142.000 UMKM yang ada di wilayah ini.

"Karena itu kita juga melakukan percepatan sertifikasi halal untuk pelaku UMKM karena kira-kira Oktober 2026 ini para pelaku usaha wajib untuk menyertakan sertifikat halal," katanya dalam penyerahan sertifikasi halal kepada UMKM di Pabrik Ajinomoto, Mojokerto, Jawa Timur, Kamis.

Albarra mengatakan Pemkab Mojokerto pun berupaya membantu pelaku UMKM untuk mendapat sertifikasi ini seiring dengan adanya program sertifikasi halal gratis dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang tahun ini memiliki kuota sebanyak 95.000 UMKM.

Ia menuturkan pihaknya akan terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Pemprov Jatim agar Kabupaten Mojokerto mendapat porsi yang besar dari kuota program sertifikasi halal gratis tersebut.

Tak hanya itu, Albarra mengatakan Pemkab Mojokerto juga berkolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari perguruan tinggi hingga pihak swasta seperti Universitas Airlangga dan PT Ajinomoto Indonesia untuk mendukung sertifikasi halal UMKM.

PT Ajinomoto Indonesia tahun ini membantu 500 UMKM di Kabupaten Mojokerto untuk mendapat sertifikasi halal melalui kolaborasi bersama Pusat Halal Universitas Airlangga.

Dalam hal ini, Pusat Halal Universitas Airlangga dan perusahaan itu bekerja sama untuk membantu UMKM memperoleh sertifikat halal, melakukan pendampingan, dan memudahkan pelaku usaha dalam pengurusan sertifikasi halal yang gratis.

Ketua LP3H Pusat Halal Universitas Airlangga Abdul Rahem menjelaskan sertifikasi halal menjadi salah satu langkah bagi produk UMKM untuk bisa naik kelas serta menembus pasar global khususnya ke negara-negara dengan penduduk mayoritas muslim.

Ia mencontohkan, terdapat UMKM di Jawa Timur yang omsetnya 500 kali lipat karena mampu menembus pasar Timur Tengah setelah memiliki sertifikasi halal.

Sementara itu, Direktur PT Ajinomoto Indonesia Samsul Bakhri mengatakan upaya membantu UMKM mendapat sertifikasi halal merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh pihaknya dengan kuota semakin bertambah setiap tahunnya.

Ia mengungkapkan, pihaknya dan Universitas Airlangga mendata para pelaku UMKM yang akan mendapat pendampingan dan bantuan sertifikasi halal.

"Kami yang mendata dan itu dibantu atau bekerja sama dengan LP3H Unair," katanya.



Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor : Vicki Febrianto

COPYRIGHT © ANTARA 2026