Sidoarjo, Jawa Timur (ANTARA) - PT Great Wall Steel (GWS) memastikan bahwa ledakan yang terjadi di pabrik peleburan baja perusahaan terkait di Kecamatan Waru, Sidoarjo, Senin, merupakan akibat besi tua yang meledak saat dilakukan pemotongan.

"Dua korban luka-luka yang merupakan pekerja PT GWS sedang melakukan pemotongan terhadap besi tua yang kemudian meledak lalu melukai keduanya dan menewaskan satu orang sopir non karyawan," kata HRD General Affair PT GWS, Heri Prasetyo di hadapan awak media di Sidoarjo, Jawa Timur, Senin.

Heri menjelaskan bahwa besi tua yang menyebabkan ledakan tersebut saat ini sedang diperiksa lebih lanjut oleh pihak kepolisian guna memastikan penyebab ledakan tersebut.

Menurutnya, dari kejadian ini tiga orang menjadi korban yakni dua orang pekerja PT GWS yang mengalami luka berat, serta satu orang sopir perusahaan lain meninggal dunia.

Heri menyatakan, sopir yang meninggal tersebut bekerja untuk salah satu perusahaan penyedia (supplier) besi yang sedang beristirahat yang lokasinya sekitar 50 meter dari lokasi ledakan.

Menurutnya, sopir yang meninggal tersebut terkena pecahan besi yang terpental dan mengenai badan korban. Heri mengaku bahwa sopir tersebut dinyatakan meninggal dunia saat dibawa menuju rumah sakit.

Saat ini, Heri menyatakan bahwa perusahaan belum dapat memastikan asal mula maupun kandungan yang terdapat dalam besi tua yang meledak tersebut.

Ia menjelaskan bahwa seluruh kegiatan pemotongan besi tua tersebut telah dilaksanakan sesuai prosedur dan standar peraturan yang berlaku.

"Bahkan sopir dari luar perusahaan yang memasuki area pabrik juga diwajibkan mengenakan helm," katanya.

Ia menegaskan bahwa pihak perusahaan akan bertanggung jawab penuh kepada para korban serta warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat lontaran besi tua pada ledakan tersebut.

Dari pantauan ANTARA, hingga kini, polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kepala Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Christian Tobing menyebut, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Waru, hingga Tim Penjinak Bom (Jibom) Brigade Mobil (Brimob) Polda Jatim terus melakukan pendalaman terkait kasus tersebut.



Pewarta: Fahmi Alfian
Editor : Astrid Faidlatul Habibah

COPYRIGHT © ANTARA 2026