Sidoarjo, Jawa Timur (ANTARA) - Kepala Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Christian Tobing memastikan ledakan yang terjadi di Kecamatan Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, pada Senin (6/4) berasal dari pabrik baja.

"Suara ledakan berasal dari pabrik baja milik PT GWS di Desa Janti, Kecamatan Waru, Sidoarjo," kata Tobing kepada ANTARA melalui sambungan telepon di Sidoarjo, Senin.

Menurutnya, dari data yang dikumpulkan pihak kepolisian, ledakan terdengar pada pukul 14.30 WIB.

Tobing menjelaskan ledakan tersebut terjadi saat dua orang karyawan pabrik berinisial P dan J melakukan pemotongan terhadap besi tua menggunakan las blender di lokasi kejadian sebelum ledakan terjadi.

Ia mengonfirmasi bahwa dalam kejadian itu terdapat tiga orang yang menjadi korban yakni seorang karyawan berinisial R meninggal dunia sedangkan dua korban lainnya yakni P dan J dalam kondisi luka berat.

Tobing memastikan ketiga korban telah dievakuasi menuju rumah sakit terdekat.

Ia menyatakan saat ini jajaran Polresta Sidoarjo baik dari Kepolisian Sektor (Polsek) Waru dan Tim Unit Penjinak Bom (Jibom) Brigade Mobil (Brimob) Polresta Sidoarjo telah berada di lokasi kejadian demi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lebih lanjut.

"Saat ini kami masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut," kata Tobing.



Pewarta: Fahmi Alfian
Editor : Astrid Faidlatul Habibah

COPYRIGHT © ANTARA 2026