Blitar (ANTARA) - Aparat Kepolisian Resor Blitar, Jawa Timur, menyelidiki dentuman keras diduga ledakan bubuk mercon di Desa Bakung, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, menyebabkan dua orang warga terluka.

Kapolsek Udanawu AKP Ahmad Rochan, Selasa mengemukakan pihaknya awalnya mendapatkan laporan adanya dentuman suara cukup keras di area mushala Desa Bakung, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar.

"Setelah kami menerima laporan langsung datangi tempat kejadian perkara dan betul ada dua korban yang langsung kami larikan ke rumah sakit," katanya di Blitar.

Ia menjelaskan, dua orang itu adalah MAP (16) dan MZ (19), keduanya warga Desa Jambean, Kecmamatan Ringinrejo , Kabupaten Kediri. Kedua korban tersebut juga saat ini masih dirawat di rumah sakit wilayah Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. Mereka mengalami luka cukup parah usai ledakan bubuk mercon tersebut.

Ia menambahkan, suara ledakan bubuk mercon itu juga mengakibatkan kerusakan fisik di area mushala. Plafon mushala bagian belakang mengalami hancur berantakan.

selain itu, bagian pintu dan kaca serta sejumlah meja mengaji di mushala juga rusak akibat kerasnya suara dentuman tersebut.

Pihaknya juga masih mendalami kejadian tersebut termasuk meminta keterangan dari warga dan para korban. Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian, untuk mencari penyebab pasti ledakan tersebut.

Namun, dari laporan yang diterimanya, sesaat setelah kejadian bau dari bubuk mercon sangat kuat tercium. Selain itu, asap pekat juga masih sempat memenuhi area mushala sesaat setelah kejadian ledakan tersebut.

Polisi juga sudah menyita sejumlah barang bukti di antaranya beberapa selongsong petasan dengan diameter hingga 4 sentimeter dan 8 sentimeter, sebuah obeng serta beberapa gulungan kertas yang diduga untuk petasan.

"Kami masih lakukan pemeriksaan saksi saksi, termasuk keluarga korban atas keberadaan korban berada di mushala," kata AKP Rochan.

Pihaknya juga mengimbau agar masyarakat berhati-hati dan tidak menggunakan barang berbahaya termasuk bubuk mercon. Selain bisa membahayakan diri sendiri, juga bisa melukai orang lain.

Kejadian serupa sebelumnya juga terjadi di Kabupaten Kediri. Diduga karena ledakan bubuk mercon, atap rumah warga di Dusun Plumpungrejo, Desa Karangtengah, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri, hancur.

Kejadian ledakan pada Minggu (15/3) malam tersebut hingga dua kali. Ledakan pertama terjadi sekitar pukul 23.00 WIB di bagian belakang rumah yang dihuni oleh, Moh. Yasin (59). Saat itu, penghuni rumah berada di dalam rumah.

Karena kaget, ia keluar dan sesaat setelahnya terjadi ledakan kedua. Hingga bagian atap rumah mengalami kerusakan parah.

Polisi menemukan benda mencurigakan diduga terkait dengan bahan pembuatan mercon. Saat ini, polisi masih mengusutnya.



Pewarta: Asmaul Chusna
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026