Tulungagung, Jatim (ANTARA) - Baznas Kabupaten Tulungagung menggelar program Orang Tua Asuh Sehari (OASE) bagi anak yatim dan dhuafa dengan mengajak mereka berbelanja kebutuhan Lebaran di pasar modern Tulungagung, Rabu.
Program tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus membantu meringankan beban ekonomi anak-anak yatim dan dhuafa menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Wakil Ketua I Baznas Tulungagung Abdul Wahid mengatakan, program OASE dilaksanakan untuk membantu meringankan beban ekonomi anak-anak yatim piatu, terutama menjelang Lebaran.
"Kami menggelar program OASE sebagai bentuk kepedulian untuk membantu perekonomian anak-anak yatim piatu di Tulungagung, agar mereka juga bisa merasakan kebahagiaan memiliki pakaian baru saat Idul Fitri,” ujarnya.
Ada sebanyak 108 peserta berasal dari Kecamatan Tulungagung, Besuki, Bandung, Pakel, dan Ngantru. Mereka diberangkatkan menggunakan bus sekolah menuju pusat perbelanjaan untuk memilih sendiri kebutuhan seperti baju, sepatu, sandal, maupun perlengkapan lainnya.
Menurut Wahid, jumlah peserta tahun ini meningkat signifikan dibanding 2025 yang hanya diikuti 30 anak.
Para peserta merupakan hasil usulan dari pemerintah desa, organisasi perangkat daerah (OPD), serta Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S).
Dalam program tersebut, setiap anak menerima voucher belanja senilai Rp300 ribu dan uang saku Rp200 ribu, sehingga total bantuan mencapai Rp500 ribu per anak.
Selain dana dari Baznas, para aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Tulungagung yang menjadi orang tua asuh sehari juga diajak untuk bersedekah secara sukarela guna menambah nominal belanja anak-anak tersebut.
“Kami mengimbau ASN yang mendampingi dapat memberikan sedekah seikhlasnya untuk menambah kebahagiaan anak-anak ini,” kata Wahid.
