Lamongan (ANTARA) - Komando Distrik Militer (Kodim 0812) Lamongan bersama PT Agrinas Pangan Nusantara menggelar pelatihan bagi 180 calon karyawan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) untuk mendukung operasional 90 koperasi yang segera diluncurkan di Kabupaten Lamongan.

Dandim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo saat membuka pelatihan di Lamongan, mengatakan program tersebut merupakan upaya memperkuat ekonomi kerakyatan dan memperluas akses pangan masyarakat di tingkat desa.

"KDKMP bukan sekadar unit usaha, tetapi upaya bersama memperkuat ekonomi masyarakat dan memastikan akses pangan yang terjangkau bagi warga Lamongan," katanya di Lamongan, Jawa Timur, Senin. 

Ia meminta seluruh peserta mengikuti pelatihan secara serius karena akan menjadi ujung tombak operasional KDKMP di lapangan.

Menurut Dandim, keberadaan KDKMP diharapkan mampu memperpendek rantai distribusi pangan sehingga memberikan dampak ekonomi langsung bagi petani maupun konsumen di desa.

Pelatihan berlangsung selama dua hari dan dilaksanakan di dua lokasi, yakni KDKMP Sidorejo Kecamatan Deket serta Kelurahan Sukorejo Kecamatan Lamongan.

Sebanyak 180 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut merupakan perwakilan dari 90 titik KDKMP di wilayah teritorial Kodim 0812/Lamongan.

Sementara itu, Supervisor PT Agrinas Pangan Nusantara Arnold mengatakan pelatihan difokuskan pada pembekalan teknis dan manajerial, mulai tata kelola operasional, standardisasi pelayanan, hingga strategi distribusi pangan.

"Kami berkomitmen mencetak sumber daya manusia yang kompeten agar KDKMP nantinya dapat berjalan mandiri dan profesional," ujarnya.

Ia menjelaskan peserta juga dibekali pemahaman mengenai sistem integrasi operasional PT Agrinas Pangan Nusantara untuk mendukung pengelolaan koperasi berbasis distribusi pangan di tingkat desa.

Program pelatihan tersebut menjadi tahapan akhir sebelum seluruh KDKMP di Lamongan beroperasi penuh. Kolaborasi antara TNI melalui jajaran Babinsa dan pihak swasta diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan berbasis desa.



Pewarta: Alimun Khakim
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026