Surabaya (ANTARA) - Tiga calon wisudawan Program Studi Informatika Universitas Hayam Wuruk (UHW) Perbanas Surabaya direkrut perusahaan teknologi ternama sebelum prosesi wisuda, menegaskan kualitas pembelajaran terintegrasi dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).
“Kami dididik untuk menjadi problem solver. Dengan sering dilibatkan langsung dalam proyek Pak Anto, kami merasa memiliki pengalaman lapangan yang matang sebelum benar-benar lulus. Hal ini membuat kami lebih percaya diri menghadapi tantangan industri,” ungkap salah satu calon wisudawan dalam keterangan diterima di Surabaya, Minggu.
Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran dosen pembimbing Hariadi Yutanto atau yang akrab disapa Pak Anto, yang menerapkan metode bimbingan berbasis proyek nyata dan berorientasi pada solusi industri.
Selama semester akhir, mahasiswa tidak hanya mendapatkan penguatan teori, tetapi juga dilibatkan dalam proyek teknologi informasi riil agar terbiasa dengan ritme dan standar profesional industri. Pendekatan ini menjadikan skripsi tidak sekadar syarat akademik, melainkan portofolio profesional yang aplikatif dan berdaya saing.
Muhammad Zakariya Alif Ridwan mengembangkan “Rancang Bangun Sistem Informasi Bank Sampah Berbasis Web Menggunakan QR Code serta Integrasi Artificial Intelligence (AI)”. Inovasi tersebut mengantarkannya bergabung dengan Wahana Piranti Teknologi.
Muhammad Zainuddin merancang “Pengembangan Sistem Keamanan Aplikasi Website Menggunakan Web Application Firewall (WAF) dengan Pendekatan Machine Learning (ML)” dan direkrut perusahaan keamanan siber IT Sec Asia Pasifik.
Geo Ardana Ihsan Purnama Aji menciptakan “Pengembangan Sistem Deteksi Kendaraan Berbasis YOLOv8 untuk Pengenalan Akses Penghuni di Kawasan Perumahan” dan bergabung dengan Bintang Karya Nusantara.
Keterlibatan mahasiswa dalam proyek nyata dinilai memperkuat kesiapan karier sejak bangku kuliah sekaligus menegaskan komitmen Informatika UHW Perbanas Surabaya dalam menjembatani dunia akademik dan kebutuhan pasar kerja.
