Madiun (ANTARA) - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menggelar kegiatan turun ke bawah (turba) dan silaturahim ke enam daerah kota dan kabupaten di wilayah Mataraman barat sebagai upaya menyatukan tekad dan memberikan andil dalam membangun bangsa.

"Jadi, turba atau silaturahim ini sangat penting bagi NU untuk menyatukan kekuatan dalam membangun bangsa dan negara," ujar Tim Turba PWNU Jatim KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) dalam kegiatan turba yang dipusatkan di Graha PCNU Kota Madiun, Minggu.

Ia menjelaskan bahwa sejak berdiri pada 1926, NU berupaya menggalang persatuan, di antaranya mengajak ormas Islam untuk bersatu dalam pertemuan di Tebuireng, sehingga tujuh organisasi besar bergabung dan terbentuk kekuatan pada 1937.

Dalam laporannya, PCNU Kabupaten Madiun menyampaikan perlu adanya fasilitas kesehatan di wilayah setempat, termasuk pengembangan kampus STAINU.

Sementara PCNU Kota Madiun melaporkan pemekaran ranting, BMT, sejumlah program pendidikan yang sudah dilakukan, termasuk bekerja sama dengan Lazisnu untuk pemberian beasiswa.

Dari PCNU Magetan melaporkan peningkatan ekonomi dalam pembukaan lima cabang BMT NU, serta perlunya pembentukan yayasan pendidikan untuk SD dan SMP yang didirikan LP Ma’arif. 

Untuk Ngawi, PCNU setempat melaporkan rencana pembelian tanah, PCNU Ponorogo memiliki RSU Muslimat dan PCNU Pacitan melaporkan bahwa kaderisasi berjalan baik.



Pewarta: Louis Rika Stevani
Editor : Vicki Febrianto

COPYRIGHT © ANTARA 2026