Bojonegoro (ANTARA) - Kepolisian Sektor (Polsek) Temayang, Bojonegoro, Jawa Timur mengevakuasi dua anak kembar berusia empat tahun yang dilaporkan tenggelam di Sungai Pacal Desa Belun, Kecamatan Temayang, dalam kondisi meninggal dunia.
Kapolsek Temayang AKP Eko Suwanto di Bojonegoro, Jumat mengatakan bahwa kedua anak kembar tersebut berinisial REW berjenis kelamin laki laki dan RIW berjenis kelamin perempuan anak pasangan Roni Wijaya (37) dan Wulan (33) yang tinggal di Desa Belun RT 02 RW 01, Kecamatan Temayang.
"Kedua korban meninggal berhasil ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi awal dilaporkan tenggelam, kemudian dievakuasi oleh warga bersama petugas,” kata AKP Eko Suwanto.
Dijelaskan Eko, peristiwa tersebut bermula saat kedua korban bersama temannya hendak mencari ikan di sekitar Sungai Pacal. Namun tanah di bantaran sungai yang licin karena hujan membuat RIW terpeleset hingga tercebur ke sungai dan tenggelam.
Ia menambahkan, mengetahui kejadian tersebut REW berusaha menolong, namun arus sungai yang deras membuatnya tenggelam dan ikut terbawa arus sungai.
"Temannya memberitahukan kepada orang tua korban, selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa dan Polsek Temayang," jelasnya.
Menurut Eko, setelah dilakukan pencarian oleh warga bersama aparat kepolisian, kedua korban akhirnya ditemukan sekitar 100 meter dari titik awal dilaporkan tenggelam.
"Korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia, untuk selanjutnya diserahkan kepada keluarga," terangnya.
Ditambahkan, pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat dan para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak.
"Supaya mengawasi anak-anak saat bermain terutama melarang anak bermain di tempat yang berbahaya, seperti sungai dan lain-lain," katanya.
Pewarta: Muhammad YazidEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026