Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang menyiapkan silabus tentang pengajaran materi kecerdasan buatan (AI) dasar hingga bermedia sosial bagi pelajar di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 16.
Kepala Diskominfo Kota Malang Muhammad Nur Widianto di Kota Malang, Jawa Timur, Jumat, mengatakan sudah berkoordinasi dengan jajaran di SRMP 16 terkait rencana pemberian materi pembelajaran tersebut.
"Saat ini sedang dalam proses pembahasan untuk silabus materi pembelajaran tentang AI, pemanfaatan media sosial, serta teknologi informasi dan komunikasi. Kami sudah berkomunikasi," kata Widianto.
Inisiasi pembuatan silabus bertujuan mengakrabkan pelajar Sekolah Rakyat dengan teknologi, kemudian membangun pola pikir dan kebijaksanaan dalam memanfaatkan teknologi.
Widianto menyampaikan apabila anak-anak memiliki pemahaman sejak dini, maka mencegah pelajar terpapar dampak negatif dari dunia maya, seperti hoaks, pornografi, judi daring, hingga terlibat perundungan di media sosial.
"Artinya, usia siswa-siswi ini kan masa masa fase krusial," ucapnya.
Tak hanya itu, Diskominfo Kota Malang juga siap menerjunkan tim internal untuk membantu proses penyampaian materi pembelajaran dan tetap mengedepankan pendekatan yang disesuaikan dengan usia peserta didik.
Dia berharap ke depannya silabus itu bisa menjadi buku pedoman bagi guru di SRMP 16 Kota Malang tetapi tetap menyesuaikan dengan sistem belajar mengajar yang telah berjalan.
"Jadi tidak hanya sekali diterapkan, namun bisa periodik," ujar dia.
Sementara itu, Kepala SRMP 16 Kota Malang Rida Afrilyansanti menyambut baik penyusunan silabus dari Diskominfo setempat, lantaran merasa terbantu dalam rangka peningkatan pemahaman anak-anak terhadap perkembangan teknologi.
"Anak-anak kami latar belakangnya berbeda-beda, ada yang sudah sedikit mengenal tapi ada yang belum," kata Rida.
Rida menyampaikan gambaran awal implementasi silabus akan disesuaikan dengan capaian pembelajaran mata pelajaran teknologi informasi dan komunikasi dan coding yang dilaksanakan dua jam dalam satu minggu.
Pihaknya pun kini menunggu Diskominfo Kota Malang menyelesaikan penyusunan silabus itu.
"Kami berharap ini bisa mengarah ke guru dalam pendampingan bagaimana penggunaan teknologi dalam belajar mengajar," tutur dia.
Pewarta: Ananto PradanaEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026