Surabaya (ANTARA) - Dosen Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) mendorong penerapan birth plan berbasis co-design untuk menekan angka persalinan sesar dengan memperkuat pelibatan perempuan dalam pengambilan keputusan klinis persalinan di Surabaya.
“Melalui diskusi kelompok ini, para ibu nifas ini kami dorong untuk menyampaikan pengalaman, kebutuhan, serta harapan mereka selama menjalani proses persalinan,” kata Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Sofia Al Farizi dalam keterangan diterima di Surabaya, Senin.
Menurut Sofia, kegiatan tersebut menjadi ruang edukasi kesehatan maternal sekaligus penggalian pengalaman subjektif perempuan selama persalinan yang kerap luput dari sistem pelayanan kesehatan.
Sejumlah peserta, kata dia, mengungkapkan keputusan medis sering diambil tanpa diskusi memadai, sementara preferensi dan kebutuhan perempuan belum terdokumentasi secara sistematis dalam pelayanan.
Sofia menjelaskan di berbagai negara birth plan telah menjadi bagian integral pelayanan maternitas karena meningkatkan angka persalinan normal serta menurunkan angka kematian ibu melalui komunikasi setara antara perempuan dan tenaga kesehatan.
“Ironisnya, di Indonesia, birth plan belum diimplementasikan secara optimal, meskipun secara praktis dapat diterapkan di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, mulai dari praktik bidan mandiri, puskesmas, hingga rumah sakit,” tegasnya.
Melalui pendekatan co-design, ibu hamil dan ibu nifas dilibatkan sebagai aktor nonprofesional untuk merancang birth plan yang kontekstual, sehingga tidak bersifat top-down.
“Dengan pendekatan tersebut, birth plan tidak lagi diposisikan sebagai dokumen administratif semata, melainkan sebagai alat komunikasi yang menjembatani kebutuhan, harapan, dan preferensi perempuan dengan keputusan klinis tenaga kesehatan,” katanya.
Ia menambahkan, inisiatif ini diharapkan memperkuat pelayanan kebidanan berpusat pada perempuan (woman-centered care), sekaligus menekan persalinan sesar dan membuka ruang otonomi perempuan atas tubuh serta pengalaman persalinannya.
Dosen Kebidanan FK Unair dorong "birth plan co-design" tekan sesar
Senin, 22 Desember 2025 19:09 WIB
Dosen Prodi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga menginisiasi kegiatan kelas ibu nifas yang dirangkai dengan Focus Group Discussion (FGD) di Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB) Lita Anggraeni, Gunung Anyar, Surabaya. (ANTARA/HO)
Ironisnya, di Indonesia, birth plan belum diimplementasikan secara optimal
