Bupati Sidoarjo, Jawa Timur, Ahmad Muhdlor menyajikan menu makanan dari sejumlah pedagang kaki lima (PKL) dan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) saat melakukan halal bihalal di Pendapa Delta Wibawa Kabupaten Sidoarjo.

"Kami menyediakan sebanyak 15 ribu porsi makanan untuk dua hari acara open house ini yaitu makanan khas daerah dan jajanan tradisional yang dapat dinikmati masyarakat yang datang secara gratis," tutur Muhdlor, di Sidoarjo, Sabtu.

Makanan khas daerah dan jajanan tradisional ini, kata Muhdlor, dihadirkan dari pelaku UMKM dan pedagang kaki lima (PKL) agar turut serta membantu mereka.

"Lebih dari 50 UMKM yang berjualan berbagai makanan seperti lontong kupang, bakso, gado-gado, mi ayam, siomay, dan lainnya turut serta kami hadirkan untuk menjamu masyarakat yang datang bersilaturahim pada dua hari ini," ucapnya.

Baca juga: Bupati Muhdlor salurkan beras kepada 700 warga terdampak banjir

Ribuan warga Sidoarjo beramai-ramai datang di Pendopo Delta Wibawa untuk bersilaturahim langsung dengan Bupati Muhdlor. Masyarakat yang datang juga berjajar rapi untuk antre bersalaman sekaligus foto bersama dengan Bupati Muhdlor.
 
"Tentunya, pendopo ini terbuka lebar dan seluas-luasnya bagi masyarakat Kabupaten Sidoarjo. Semoga dalam momentum yang baik ini membawa keberkahan dan membuka pintu rezeki, serta menjadikan kita semua pribadi yang lebih baik dalam memaknai kehidupan," tuturnya.
 
Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat atas kerja sama yang baik dalam menjadikan Sidoarjo lebih berkembang dan maju. Ia juga mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah serta mohon maaf lahir dan batin.

"Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah, semoga pada tahun ini Sidoarjo menjadi lebih baik lagi serta kita semua menjadi pribadi yang baik yang mampu berkontribusi untuk Sidoarjo," ucapnya.

Slamet warga Sukodono mengaku senang ikut halal bihalal sekaligus makan gratis di pendopo Kabupaten Sidoarjo.
 
"Banyak pilihan menu yang disiapkan, saya tadi pertama pilih tahu campur kemudian makan bakso. Selain itu, ada banyak pilihan menu lainnya, tinggal pilih saja datang ke rombong makanan yang berjejer,” ujar Slamet.
 
Open house atau gelar griya tersebut diadakan selama dua hari, yaitu Sabtu pukul 15.00-18.00 WIB dan Minggu (14/4) pukul 09.00-12.00 WIB.

Pewarta: Indra Setiawan

Editor : Taufik


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2024