Kepolisian Resor (Polres) Kota Sidoarjo memusnahkan knalpot brong sebagai bentuk respon cepat terhadap keluhan masyarakat akibat maraknya balapan liar di kabupaten setempat.
 
Kepala Kepolisian Resor Kota Sidoarjo Kombes Polisi Kusumo di Sidoarjo, Selasa mengatakan sebanyak 120 motor yang disita petugas sejak 25 Maret sampai 3 April 2023 yang digunakan untuk balap liar.
 
"Guna memberikan rasa nyaman dan aman bagi masyarakat di saat bulan Ramadhan, tim gabungan kami saat berpatroli mengetahui ada aksi balap liar di sejumlah wilayah Kabupaten Sidoarjo disita 120 motor dan knalpot brong," katanya.
 
Menurut dia, pemusnahan knalpot brong itu dilakukan dengan cara dipotong sebagai upaya untuk memberikan efek jera supaya aksi balap liar dan penggunaan knalpot brong tidak kembali terjadi.
 
"Bagi pengendara atau pemilik kendaraan dan knalpot brong diberikan sanksi tilang, kendaraan saat diambil harus dikembalikan standar serta menandatangani komitmen untuk tidak mengulangi lagi mengetahui orang tua, guru dan kepala desa," katanya.
 
Ia juga mengimbau para orang tua agar mengawasi anaknya saat bawa motor di jam malam serta harus mempunyai surat izin mengemudi (SIM) saat mengendarai motor.
 
"Dengan adanya efek jera tersebut diharapkan pada pelaku balap liar juga jera," ujarnya.

Kusumo mengatakan selama Ramadhan ini, Kepolisian Resor Kota Sidoarjo rutin melakukan patroli di titik-titik yang dianggap rawan terjadinya aksi balapan liar.

"Petugas kepolisian juga rutin melakukan patroli di wilayah yang berpotensi terjadi tindak pidana kejahatan terutama saat menjelang Lebaran seperti saat ini," ucapnya.

Kapolresta juga mengimbau masyarakat supaya segera melaporkan kepada petugas kepolisian jika mengetahui adanya kegiatan yang mengarah pada tindakan kriminalitas.

Pewarta: Indra Setiawan

Editor : Fiqih Arfani


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2023