Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan, Jawa Timur (Jatim) mencatat pemberian vaksin COVID-19 dosis ketiga atau penguat di wilayah setempat masih rendah.

"Kami terus berupaya mempercepat pemberian vaksin dosis ketiga atau booster ini," kata Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Menular Dinas Kesehatan (Dinkes) Magetan Rochmad Santoso, di Magetan, Rabu.

Sesuai data, jumlah sasaran vaksinasi penguat di Magetan mencapai 478.880 jiwa. Dari jumlah tersebut, capaian vaksin penguat untuk kalangan masyarakat umum dan kelompok rentan baru 4,2 persen pada awal Maret.

Meski demikian, Dinkes setempat berupaya maksimal untuk terus menggelar vaksinasi massal di berbagai tempat pada setiap pekannya.

"Kami juga sediakan layanan vaksin dari rumah ke rumah khusus lansia sebagai upaya mempercepat vaksinasi, baik untuk dosis lengkap maupun penguat," kata dia lagi.

Dinkes Magetan mencatat hingga kini capaian vaksin dosis lengkap satu dan dua di wilayah ini sudah mencapai 76 persen dari sasaran.

Persentase tersebut merupakan capaian program vaksinasi dari Pemkab Magetan dan gotong royong bersama TNI-Polri. Target sasaran vaksin di Kabupaten Magetan mencapai sebanyak 532.141 orang.

Ia menambahkan ketersediaan vaksin COVID-19 di Magetan masih sangat mencukupi. Saat ini masih ada vaksin COVID-19 jenis Pfizer, AstraZeneca, dan Sinovac.

Pemkab Magetan meminta masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan meski telah menjalani vaksinasi. Hal itu karena vaksin dan disiplin protokol kesehatan merupakan kunci utama mencegah penularan COVID-19, termasuk varian baru Omicron.

Sesuai data, di Magetan kasus COVID-19 hingga Rabu (9/3) mencapai 12.408 orang. Dari jumlah itu, 11.195 orang di antaranya telah sembuh, 217 lainnya masih dalam pemantauan, dan 996 orang meninggal dunia.

Jumlah konfirmasi baru pada Rabu tercatat 47 orang, sembuh 48 orang, dan meninggal dunia satu orang.

Pewarta: Louis Rika Stevani

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2022