Magetan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan mengapresiasi capaian pembangunan desa di wilayah Kecamatan Sukomoro, Magetan, Jawa Timur yang dilakukan oleh TNI Kodim 0804/Magetan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-126 Tahun 2025.
Bupati Magetan Nanik Endang di Magetan, Kamis mengatakan bahwa kegiatan TMMD Ke-126 merupakan program sinergisitas antara pemerintah daerah, TNI, Polri, serta masyarakat, terutama dalam mempercepat pembangunan daerah tertinggal, terpencil, dan terluar.
"Kami Pemkab Magetan sangat mengapresiasi sinergisitas antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam program ini," katanya.
Nanik berharap program tersebut dapat terus berlanjut pada tahun berikutnya. Dalam hal ini, Pemerintah Kabupaten Magetan sangat mendukung, karena program TMMD juga merupakan percepatan pembangunan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai atensi pemerintah pusat.
Menurutnya, seluruh hasil pembangunan TMMD meliputi sasaran fisik seperti pembangunan sumur bor 7 titik bagi petani, pembangunan jalan usaha tani sepanjang 1.400 meter, pembangunan talud, rehab masjid dan pos kamling, RTLH 15 unit, dan penghijauan, semuanya telah selesai 100 persen.
Nanik ingin agar semangat gotong royong yang telah terjalin selama TMMD dapat terus dipelihara dan juga semua hasil pembangunan fasilitas umum dan fasilitas sosial dapat dimanfaatkan hingga jangka waktu yang panjang.
Sementara, Irdam Kodam V/Brawijaya Brigjen TNI Ramli yang hadir saat penutupan TMMD ke-126 di Magetan mengatakan, sasaran kegiatan TMMD tersebut telah berhasil dicapai cukup signifikan. Termasuk pembangunan dan perbaikan infrastruktur, fasilitas umum, dan kegiatan sosial.
Ia menjelaskan TMMD ke-126 merupakan tahap akhir pelaksanaan di Tahun Anggaran 2025, yang bertujuan mempercepat kemajuan pembangunan di wilayah, meningkatkan kesejahteraan sosial, dan membuka akses umum serta fasilitas sosial yang lebih memadai.
"TMMD juga untuk mendekatkan TNI kepada masyarakat karena TNI itu adalah dari rakyat untuk rakyat dan semoga bermanfaat bagi masyarakat," katanya.
Secara umum, lanjut Ramli, sasaran fisik TMMD dibangun dengan pertimbangan kebutuhan prioritas masing-masing wilayah. Meliputi pembangunan jalan dan jembatan, pembuatan plat duiker, pos kampling, perbaikan RTLH, pembuatan sanitasi MCK, rehab tempat ibadah, pembuatan sumur bor, penanaman pohon, swasembada, bantuan bibit perikanan serta bantuan sosial paket stunting.
"Saya berterima kasih atas semua kegiatan ini dengan hasil yang sudah 100 persen dan juga terima kasih atas kinerja dari Pemkab Magetan," katanya.
Selesai upacara penutupan, Irdam V/Brawijaya bersama Forkopimda menyerahkan bantuan santunan kepada warga kurang mampu di lokasi sekitar TMMD.
