Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengajak anak-anak untuk gemar olahraga salah satunya tenis meja, sehingga kemampuan mereka terasah dan menjadi sehat. 

Wali Kota mengemukakan, Minggu  tenis meja menjadi bagian yang tak terpisahkan dari Kota Kediri, sudah semestinya rutin menggelar kegiatan berskala besar, baik di Jawa Timur ataupun nasional. 

"Buktinya yang mendaftar membeludak hingga akhirnya ditutup lebih awal. Peserta datang dari kota-kota terdekat seperti Blitar dan Tulungagung. Bahkan ada yang dari Pemekasan, Madura, itu berarti Kota Kediri masih menjadi magnet olahraga tenis meja di Jawa Timur," katanya di Kediri.

Pertandingan tenis meja dalam kejuaraan Cukai Table Tennis Championship 2021 digelar di GOR Jayabaya, Kota Kediri. Kegiatan ini berlangsung 3-5 Desember 2021 dan diikuti oleh atlet dari berbagai daerah, seperti Blitar, Tulungagung, Pamekasan, Sidoarjo, dan sejumlah daerah lain di Jawa Timur. 

Wali Kota justru memberikan apresiasi saat bertanding peserta justru mengenakan baju unik, yakni Spiderman. Padahal, biasanya para atlet akan mengenakan baju olahraga saat pertandingan berlangsung. 

"Atlet berpakaian unik seperti Spiderman itu bagian dari kampanye gemar berolahraga, agar anak-anak tertarik untuk bermain tenis meja. Apalagi di Kota Kediri itu dulu terkenal sebagai pemusatan latihan atlet nasional tenis meja, sejarah panjang Perkumpulan Tenis Meja (PTM) Surya Gudang Garam menjadi Kawah Candradimuka bibit-bibit atlet kebanggaan tanah air," kata dia. 

Kompetisi ini juga diikuti oleh atlet nasional Hafidh Nuur Annafi yang pernah berlaga di Seatta Kadet Junior Phillipina 2018 serta M Alarkam dan Christine Ferlina yang pernah bertanding di Sea Games. (*)

Pewarta: Asmaul Chusna

Editor : Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2021