Manajemen PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) menyatakan bangga menjadi tempat investasi pabrik daur ulang dan pemrosesan ulang botol plastik PET (Polyethylene Terephthalate) terbesar di Indonesia.

"Kami tentunya bangga sebagai kawasan industri bisa menjadi tempat investasi pabrik baru ini,"ujar Direktur Operasi PT SIER Didik Prasetiyono ketika dihubungi di Surabaya, Rabu sore.

Pada hari ini, Menteri Perindustrian Pak Agus Gumiwang secara virtual meresmikan pabrik milik PT Veolia Services Indonesia yang bekerja sama dengan Danone-AQUA.

Pabrik yang berdiri di atas lahan seluas 22.000 meter persegi dengan luas bangunan 7.000 meter persegi tersebut berlokasi di Kawasan Industri Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER), Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Menurut Didik, PT SIER selaku pemilik dan pengelola PIER, berharap keberadaan pabrik dapat membantu meningkatkan circular economy.

"Ini seperti disampaikan Pak Menperin saat pidato pembukaan. Dan, tentunya ikut membantu menambah pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan," kata Didonk, sapaan akrabnya.

Pembangunan pabrik daur ulang tersebut telah dimulai sejak Maret 2019 dengan total investasi sebesar Rp600 miliar.

Saat ini, pabrik daur ulang Veolia Indonesia memiliki kapasitas produksi 25.000 ton per tahun Recycled PET Plastic (RPET) yang telah memenuhi standar keamanan pangan terbaik (foodgrade).

Fasilitas ini juga menyerap lebih dari 200 orang tenaga kerja lokal dan didukung teknologi modern dengan mesin yang digunakan mampu memisahkan tutup dan label sekaligus dengan cepat.

Sementara itu, Veolia Indonesia membangun pabrik daur ulang botol PET (Polyethylene Terephthalate) sebagai wujud membantu pemerintah dalam mengurangi sampah plastik.

"Kami memilih PIER di Pasuruan ini karena lokasi strategis, perizinan mudah, pengelola kawasan industri suportif dan akses distribusi dengan infrastruktur yang baik," tutur Factory Manager Veolia Indonesia, Xavier Jean.

Besaran produksi Veolia Indonesia bisa mencapai 25.000 metrik ton per tahun, dan keberadaan pabrik daur ulang ini aman untuk lingkungan.

Pewarta: Fiqih Arfani

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2021