Ratusan personel Polres Pamekasan, Jawa Timur, mulai divaksin COVID-19 pada pelaksanaan vaksinasi yang digelar sejak 24 Januari 2021, termasuk jajaran polsek yang tersebar di 13 kecamatan di wilayah itu.

"Vaksinasi tahap pertama pada gelombang kedua ini khusus di jajaran Pamekasan hanya untuk para pejabat, dan selanjutnya ke para personel lainnya, termasuk polsek-polsek jajaran," kata Kasubbag Humas Polres Pamekasan AKP Neneng Dyah di Pamekasan, Jumat.

Vaksinnya untuk petugas keamanan ini bersamaan dengan vaksinasi untuk para pekerja publik, seperti aparatus sipil negara (ASN), guru, karyawan BUMN dan pekerja media.

Sesuai jadwal, pelaksanaan vaksinasi untuk kalangan pejabat di Mapolres Pamekasan hingga 26 Februari 2021.

"Untuk kalangan pejabat, per hari ini, tuntas, yakni sekitar 200 orang lebih," katanya, menjelaskan.

Berikutnya untuk para personel polisi, baik personel yang ada di Mapoles Pamekasan ataupun di masing-masing polsek yang tersebar di 13 kecamatan.

Sementara itu, berdasarkan jumlah data sasaran yang dirilis Satgas COVID-19 Pemkab Pamekasan, total jumlah personel polisi yang divaksi COVID-19 pada pelaksanaan vaksinasi gelombang kedua ini sebanyak 816 orang dari total sasaran terdaftar 11.746 orang yang tersebar di 56 instansi se-Kabupaten Pamekasan.

Dari jumlah itu, sasaran terdaftar vaksinasi COVID-19 paling banyak pada gelombang kedua ini dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, yakni 3.903 orang, lalu Dinas Perindustrian dan Perdagangan sebanyak 2.186 orang, dan yang paling sedikit dari Jiwasraya, yakni hanya satu orang.

Jenis vaksin yang digunakan pada pelaksanaan vaksinasi tahap kedua ini, bukan vaksin Sinovac, akan tetapi Biofarma.

"Sistemnya mulitidosis, yakni dalam satu botol bisa digunakan untuk 10 orang," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan yang juga koordinator pelaksanaan lapangan pada pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Pamekasan ini.

Pewarta: Abd Aziz

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2021