Sebanyak lima orang pegawai yang bertugas di sekretariat dan bagian kesehatan masyarakat pada Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, Jawa Timur, positif terpapar virus corona atau COVID-19, kata pejabat setempat.

Wakil Bupati Gresik Muhammad Qosim di Gresik, Senin, mengakui bahwa lima orang pegawai itu berjenis kelamin perempuan dengan rincian empat bekerja di bagian sekretariat dan satu orang lagi di bagian kesmas.

"Ada lima orang yang positif terpapar COVID-19," kata Muhammad Qosim kepada wartawan.

Sementara itu, dengan adanya lima orang di jajaran Dinkes Gresik yang terpapar COVID-19, jika ditotal sudah ada tujuh orang pegawai di internal dinkes yang terpapar.

Sebelumnya, dilaporkan dua orang pegawai di Dinkes Gresik meninggal dunia akibat terpapar COVID-19.

Mereka adalah perawat bernama Bambang yang bekerja di bidang sumber daya kesehatan (SDK), kemudian Khudamul sebagai resepsionis di Sekretariat.

Sementara itu, laporan terkini data kasus COVID-19 di Kabupaten Gresik kembali meningkat menjadi 40 pasien positif, sedangkan kesembuhan turun menjadi 11 orang, serta 1 pasien dilaporkan meninggal dunia.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Reza Palevi mengatakan 40 kasus positif itu masing-masing berasal dari delapan kecamatan, yakni Kecamatan Benjeng, Bungah, Driyorejo, Duduk Sampeyan, Gresik, Kebomas, Manyar dan Kecamatan Menganti,

Sebelumnya, kasus kesembuhan pasien dari COVID-19 sempat meningkat di Kabupaten Gresik pada Sabtu (11/7), yakni mencapai 31 orang, sedangkan positif 30 orang.

Untuk data akumulasi, total pasien positif COVID-19 di Gresik mencapai 1.225 orang, rinciannya 876 masih menjalani perawatan, 243 sembuh dan sebanyak 106 meninggal dunia, demikian Reza Pahlevi.

Pewarta: A Malik Ibrahim

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2020