Sidoarjo (Antaranews Jatim) - Gubernur terpilih Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah menyiapkan program untuk mengentas kemiskinan.

"Waktu mendatangi Wakil Presiden Jusuf Kalla kemarin juga sempat membahas tentang penanganan kemiskinan," katanya kepada wartawan di sela tasyakuran pemenangannya di Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu.

Pasangan Emil Elestianto Dardak di Pilkada Jatim 2018 itu mengaku telah mengantongi data kemiskinan di wilayah Provinsi Jawa Timur.

"Ada 10 kabupaten dengan tingkat kemiskinan cukup signifikan di Jawa Timur. Terbanyak di Pulau Madura, lalu Situbondo, Bondowoso, Jember, Probolinggo dan Lamongan," ujarnya.

Dalam kesempatan bertemu Wakil Presiden Jusu Kalla, Khofifah menyampaikan agar pemerintah pusat agar memfokuskan pemberantasan kemiskinan di wilayah tersebut.

"Kami mohon dibantu zooming per tingkat Rukun Tetangga atau RT dan Rukun Wilayah/ RW untuk mengetahui apa yang menjadikan kemiskinan di daerah-daerah ini," ucapnya.

Khofifah juga meminta Sekretaris Eksekutif Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) Bambang Widianto untuk melakukan fokus pemberantasan kemiskinan di 10 kabupaten tersebut.

"Supaya diizinkan untuk dilakukan `zooming'. Saya bilang ini bukan survei. Kalau dilakukan zooming potretnya nanti terlihat lebih besar bahkan di basis RT/ RW," katanya.

Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur telah menyatakan pasangan Khofifah Indar Parawansa -Emil Elestianto Dardak sebagai pemenang Pilkada di provinsi setempat setelah merampungkan rekapitulasi penghitungan suara tingkat provinsi pada 7 Juli lalu.

Pasangan calon nomor urut 1 yang diusung oleh koalisi Partai Demokrat, Golkar, Hanura, PPP, PAN dan Nasdem itu memperoleh 10.465.218 suara atau 53,55 persen. Sedangkan pasangan calon nomor urut 2, Saifullah Yusuf - Puti Puti Guntur Soekarno, yang diusung koalisi PDIP, PKB, PKS dan Gerindra, memperoleh 9.076.014 suara atau 46,5 persen. (*)

Pewarta: Hanif Nashrullah

Editor : Masuki M. Astro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2018