Bojonegoro (Antara Jatim) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, Jawa Timur belum membuka pelayanan rawat inap di gedung RSUD yang baru di Jalan Veteran, namun sudah membuka pelayanan 19 poli sejak Senin (12/15).
 
Humas RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro Thomas Djaja, di Bojonegoro, Kamis, menjelaskan pelayanan rawat inap akan dilakukan bertahap karena saat ini masih dalam proses pembenahan bangunan.

Pasien rawat inap, lanjut dia, masih menempati bangunan RSUD Sosodoro Djatikoesoemo yang lama di Jalan Dr. Wahidin, termasuk operasi juga pelayanan lainnya.

"Di RSUD Sododoro Djatikoesoemo Jalan Veteran nantinya ada sekitar 500 kamar rawat inap untuk berbagai kelas," paparnya.

Ia mengaku tidak bisa memastikan jadwal pelayanan rawat inap di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo di Jalan Veteran, karena proses kepindahan berbagai pelayanan dilaksanakan bertahap.

"Prinsipnya proses perpindahan tidak menganggu pelayanan kesehatan," jelas Direktur RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Hariyono, menegaskan.

Oleh karena itu, menurut dia, proses perpindahan pelayanan kesehatan dari RSUD yang lama ke tempat yang baru tetap dilakukan, meskipun hari libur.

"Pembenahan bangunan dilakukan menyeluruh. Begitu ada yang sudah siap langsung pelayanan dipindahkan," ucapnya, menambahkan.

Pelayanan 19 poli di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo di Jalan Veteran yang sudah berjalan, antara lain, poli anak, saraf, bedah, jantung, paru-paru, mata, fisio terapi juga yang lainnya.Asisten II Sekretaris Daerah (Sekda ) Bojonegoro Setyo Yuliono, menjelaskan pembenahan yang dilakukan antara lain, akses instalasi rawat jalan ke apotek.

Selain itu, juga jalan masuk ke kawasan RSUD juga akan dibenahi, karena masih banyak yang berlubang.

"Di depan RSUD di Jalan Veteran juga akan diberi tanda lampu pemberitahuan untuk memudahkan kendaraan yang masuk ke RSUD termasuk arus kendaraan agar memperlambat jalannya," tuturnya.

Sesuai data, RSUD Sododoro Djatikoesoemo di Jalan Veteran berdiri di atas tanah seluas 6,4 hektare, memiliki 303 kamar di gedung utama dan 290 kamar di gedung tambahan berlantai enam untuk pasien kelas III sampai VIP.     

Gedung RSUD Sosodoro Djatikoesoemo, di Jalan Veteran di Desa Sukorejo, Kecamatan Kota, yang dibangun dengan biaya Rp125 miliar dari APBD, tidak dimanfaatkan sejak selesai dibangun 2006. (*)

Pewarta: Slamet Agus Sudarmojo

Editor : Chandra Hamdani Noer


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2016