Bojonegoro (Antara Jatim) - Balita pasien kelainan jantung bawaan (Tertralogy Fallot) asal Desa Kauman, Kecamatan Kota, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Azizah Anggraini (2,3 tahun) dirujuk ke Rumah Sakit (RS) "Port Health Centre" (PHC) Surabaya, Kamis (21/7).
    
Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro Heru Sugiarto, di Bojonegoro, Jumat, menjelaskan Azizah Anggraini dirujuk ke Surabaya untuk menjalani pemeriksaan di RS PHC Surabaya atas inisiatif Pertamina Jawa Timur.
    
Sesuai keterangan yang diterima, katanya, pemeriksaan yang dilakukan itu akan menjadi pedoman langkah melakukan pengobatan selanjutnya.
    
"Pertamina ikut membantu pengobatan sakit yang diderita Azizah. Sesuai keterangan dokter RS Dr. Soetomo, ia (Azizah) menderita jantung bocor bawaan (Tertralogy Fallot)," ucapnya menambahkan.
    
Kabid Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat (PKM) Dinas Kesehatan Bojonegoro Suharto menjelaskan balita Azizah Anggraini sebelum ini menjalani pemeriksaan berkala di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo.
    
"Ia (Azizah) juga menjalani pemeriksaan di RS Dr. Soetomo Surabaya," ucapnya.
    
Menurut dia, dari hasil komunikasi antara dokter RSUD Sosodoro Djatikusumo dan RS Dr Soetomo Surabaya diketahui bahwa Azizah menderita kelainan jantung bawaan (Tetralogy Fallot) disertai dengan komplikasi jantung bocor.
    
"Operasi koreksi jantung jenis kelainan ini baru bisa dilakukan ketika berat badan anak minimal 10 kilogram dan usia minimal 1 tahun," jelasnya.
    
Tidak hanya itu, katanya, operasi juga mempertimbangkan kondisi medis klinis seperti frekuensi seringnya serangan "sianosis" atau membiru.
    
Berdasarkan data menunjukkan bahwa berat badan Azizah hanya 8 kilogram per 13 Februari.
    
“Melihat kondisi ini, maka Azizah belum dapat menjalani operasi karena berat badan belum memenuhi syarat operasi,” jelasnya.
    
Ia menambahkan operasi jantung merupakan operasi besar dengan resiko tinggi sehingga persyaratan yang diperlukan harus dipenuhi.
    
Selain itu, lanjutnya, operasi jantung hanya dilakukan di RS yang memiliki "cath lab" serta fasilitas untuk operasi jantung seperti RS Dr. Soetomo Surabaya, RS Jantung Harapan Kita dan RSUPN Ciptomangunkusuma Jakarta. (*)


Pewarta: Slamet Agus Sudarmojo

Editor : Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2016