Surabaya (Antara Jatim) - Mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan PGRI Ponorogo Nita Ayu Cayningrum menjadi juara pertama sayembara penulisan esai se-Jatim yang diselanggarakan oleh Balai Bahasa Jawa Timur.
     
Informasi yang diperoleh Antara di Surabaya, Sabtu menyebutkan bahwa juara kedua sayembara itu adalah Dhira Amna Zakiyah (mahassiwa Unair Surabaya) disusul Arif Qomarudin (Unisda), semantara Nanag Eko Saputro yang juga mahasiswa STKIP PGRI Ponorogo meraih juara harapan 2.
     
Nita Ayu menjelaskan dirinya menulis esai puisi berjudul "Realita Ironis dalam Bayang Imaji Kumpulan Puisi TERLEPAS Karya Muhammad Rois Rinaldi".
     
"Esai itu berawal dari sebuah tugas mata kuliah kajian puisi yang dibina oleh Bapak Dr Sutejo. Dari tugas kajian inilah terwujud sebuah esai yang berbicara mengenai realita kehidupan yang ironi dalam arti sebuah kenyataan yang tidak sesuai dengan harapan," katanya.
     
Ia menjelaskan dalam esai ini terdapat tiga puisi yang menjadi bahan kajian. Pertama, puisi "Seorang Lelaki dalam Cermin", kedua berjudul "Hompimpa", dan ketiga "Sajak untuk Bapak Presiden".
     
"Ketiga puisi tersebut berbicara mengenai keadaan sosial dan politik yang pada intinya menyinggung masalah kepalsuan, ketidakadilan dan korupsi yang menjadi realita ironis bagi rakyat," ujarnya.
     
Sementara Nanang Eko Saputro menjelaskan dirinya mengajukan esai berjudul "Aroma Kepedihan dalam Kumpulan Puisi Sesaji Puisi Ratu Adil".
     
Dr Sutejo, MHum, salah satu dosen sastra Indonesia STKIP PGRI Ponorogo mengaku bangga mahasiswanya mampu mengukir prestasi di tingkat Jawa Timur, bersaing dengan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi ternama.
     
"Saya berharap kemenangan ini mampu meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa untuk berpacu dalam prestasi di tingkat yang lebih tinggi. Demikian juga dengan mahasiswa lainya yang kini juga terus berproses," katanya. (*)

Pewarta: Masuki M. Astro

Editor : Chandra Hamdani Noer


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2015