Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan penerbangan Jember-Surabaya yang kini dibuka kembali di Bandara Notohadinegoro akan memperkuat konektivitas antardaerah dan mendongkrak sektor perekonomian di Kabupaten Jember, serta daerah sekitarnya.

Bupati yang akrab disapa Gus Fawait bersama Presiden Direktur Lion Group, Daniel Putut Kuncoro Adi dan anggota DPR RI Rifki Abdul Halim meresmikan penerbangan perdana maskapai Wings Air dengan rute penerbangan Surabaya-Jember-Surabaya bertepatan dengan momentum peringatan Hari lahir Pancasila di Bandara Notohadinegoro Jember, Senin.

"Penerbangan Jember-Surabaya bukan sekadar memberikan kemudahan perjalanan dengan waktu tempuh yang lebih cepat, namun juga membuka peluang lebih besar bagi perkembangan daerah," kata Gus Fawait.

Menurutnya Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen untuk memperluas aksesibilitas daerah guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

"Optimalisasi Bandara Notohadinegoro kini diarahkan bukan sekadar untuk rute domestik jarak dekat, melainkan sebagai gerbang penghubung ke berbagai kota besar di Indonesia hingga kancah internasional," katanya.

Ia mengatakan konektivitas Bandara Notohadinegoro setelah terhubung dengan pusat ekonomi di Jakarta dan Bali, kini terhubung degan Surabaya yang juga merupakan salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Jatim, sehingga diharapkan dapat membuka peluang investasi lebih besar bagi perkembangan daerah.

"Mengingat jamaah umrah di Jember adalah yang terbanyak di Jawa Timur, konektivitas itu akan mempermudah masyarakat yang mau beribadah ke Tanah Suci melalui penerbangan direct Jember – Surabaya, lalu langsung menuju Mekkah atau Madinah," ujarnya

Dengan dibuka nya kembali penerbangan Jember-Surabaya, diharapkan mobilitas masyarakat semakin meningkat serta mampu mendorong pertumbuhan sektor ekonomi, pariwisata, investasi, dan pembangunan Kabupaten Jember dan sekitarnya

Sementara Presiden Direktur Lion Group Daniel Putut Kuncoro Adi mengatakan penerbangan Surabaya-Jember-Surabaya sebanyak empat kali dalam sepekan yakni Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu, sehingga banyak pilihan bagi masyarakat untuk bepergian ke Surabaya

"Penerbangan tersebut menghadirkan pilihan transportasi udara yang semakin memperkuat hubungan antardaerah, memperpendek waktu perjalanan antara Surabaya dan Jember serta menyediakan jaringan perjalanan yang saling terhubung dalam ekosistem penerbangan Lion Group," katanya

Ia mengatakan kehadiran transportasi udara yang semakin dekat dengan masyarakat memberikan pilihan perjalanan yang lebih efisien dan nyaman dibandingkan dengan jalur darat yang lebih lama, sehingga dari sisi pariwisata, akses yang semakin terbuka diyakini mampu meningkatkan kunjungan wisatawan menuju Jember.

Hal senada juga disampaikan anggota DPR RI Rifki Abdul Halim yang mengatakan bahwa perjalanan Surabaya-Jember atau sebaliknya ditempuh dalam waktu sekitar 4-5 jam, namun dengan hadirnya transportasi udara maka waktu bisa dipersingkat menjadi 40 menit

"Penerbangan tersebut sebagai bentuk pemerataan konektivitas bagi daerah, sehingga peluncuran penerbangan perdana Jember-Surabaya pada 1 Juni 2026 merupakan salah satu bentuk mengamalkan Pancasila yakni pemerataan keadilan sosial bagi masyarakat," ujarnya

Penerbangan rute Jember (JBB)–Surabaya (SUB) dengan durasi waktu sekitar 40 menit dipatok dengan harga tiket berkisar antara Rp677.000, namun Pemkab Jember masih merumuskan skema harga yang ideal agar layanan transportasi udara itu dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

 

 

 

 

 

Pewarta: Zumrotun Solichah

Editor : Astrid Faidlatul Habibah


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2026