Situbondo (ANTARA) - Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mengingatkan jamaah calon haji menjaga kedisiplinan dan mematuhi ketentuan mengenai barang bawaan dalam pesawat untuk keselamatan penerbangan.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Situbondo Rif'an Junaidi, di Situbondo, Senin, meminta seluruh jamaah calon haji mempersiapkan barang-barang bawaan mereka dalam penerbangan ke Tanah Suci.

"Seluruh koper sudah diterima oleh kami, dan telah didistribusikan kepada jamaah calon haji sejak dua hari lalu. Oleh karena itu, kami mengimbau jamaah calon haji agar mematuhi aturan barang bawaan dalam pesawat untuk kelancaran dan keselamatan dalam penerbangan," ujarnya.

Rif'an menyebutkan, seluruh koper jamaah calon haji telah diterima dan didistribusikan ke jamaah, dan mereka diminta untuk menyerahkan kembali pada H-1 keberangkatan.

Ia menjelaskan Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Situbondo menerima sebanyak 998 koper, terdiri dari dari koper besar, koper kabin, tas paspor, dan tas selempang.

"Untuk ketentuan pengembalian koper jamaah calon haji sesuai ketentuan Panitia Penyelenggara Haji Indonesia Embarkasi Surabaya, pada H-1 sebelum diberangkatkan ke Asrama Haji Surabaya," kata Rif'an.

Ia menambahkan, sebanyak 993 calon haji tahun 2026 siap diberangkatkan ke Tanah Suci pada 14 Mei 2026, namun dari jumlah tersebut nantinya bisa bertambah karena dinamis.

Menurutnya, jamaah calon haji Situbondo tahun ini terbagi menjadi empat kelompok terbang (kloter) yakni kloter 87, 88, 89, dan kloter 90, dan empat kloter itu diberangkatkan secara bersamaan pada 14 Mei mendatang.

"Hanya saja saat masuk Asrama Haji Surabaya, masing-masing kelompok terbang berbeda waktu atau jam. Calon haji kelompok terbang 88 dan 89 semuanya merupakan calon haji asal Situbondo, sedangkan kloter 87 bergabung dengan calon haji Bondowoso, dan kloter 90 digabungkan dengan calon haji Kabupaten Jember," kata Rif'an.



Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor : Astrid Faidlatul Habibah

COPYRIGHT © ANTARA 2026