Situbondo (ANTARA) - Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur mencatat sebanyak 1.086 orang calon jamaah haji telah melunasi biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) pada 2026.

Pada tahap satu pelunasan BPIH pada 24 November hingga 23 Desember 2025, dari sebanyak 995 orang calon jamaah haji reguler yang telah melunasi sebanyak 747 orang, sementara pelunasan tahap dua untuk calon jamaah haji cadangan tanggal 2-9 Januari 2026 sebanyak 208 orang.

"Ditambah juga untuk pelunasan biaya haji penggabungan 77 orang dan ada pula yang lunas reguler gagal sistem sebanyak 54 orang, sehingga total calon jamaah haji yang melakukan pelunasan hingga tahap dua 1.086 orang," kata Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Situbondo Rif'an Junaidi di Situbondo, Selasa.

Dia menjelaskan bahwa calon jamaah haji cadangan juga punya kewajiban yang sama seperti calon reguler, yakni melunasi biaya penyelenggaraan ibadah haji, karena calon jamaah haji cadangan bisa saja diberangkatkan ke Tanah Suci Mekkah ketika ada calon haji reguler berhalangan tetap atau ada tambahan kuota.

Menurut Rif'an Junaidi, setelah tahap pelunasan biaya haji pihak Kementerian Haji dan Umrah setempat akan segera mengirim dokumen atau pemberkasan salah satunya paspor calon jamaah haji yang telah melunasi biaya haji ke Embarkasi Surabaya.

Mengenai kelompok terbang (kloter) keberangkatan jamaah calon haji Situbondo, lanjut dia, sampai saat ini masih menunggu informasi dari Provinsi Jawa Timur.

"Kalau kelompok terbang atau kloter jamaah calon haji sampai sekarang masih belum, tapi untuk wilayah kerja Jember (Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso dan Lumajang) nantinya dijadwalkan keberangkatan gelombang dua, sekitar bulan Mei 2026," kata Rif'an Junaidi.



Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026