PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya memastikan seluruh jadwal keberangkatan kereta api dari Stasiun Malang, Kota Malang, Jawa Timur telah sepenuhnya normal pascainsiden kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat.

Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono dikonfirmasi ANTARA dari Kota Malang, Kamis, mengatakan pihak sudah melakukan upaya normalisasi pelayanan melalui pengecekan sarana dan prasarana perkeretaapian.

"Untuk normalisasi sudah dilakukan dengan mengecek jalur pelayanan, sistem persinyalan, serta kesiapan awak. Seluruh perjalanan kereta api dari Stasiun Malang pada hari ini beroperasi normal," kata Mahendro.

Total ada 12 jadwal keberangkatan kereta api dari Stasiun Malang dengan berbagai relasi yang hari ini beroperasi.

"Kami terus melakukan koordinasi dan evaluasi untuk menjaga keandalan operasional serta memberikan rasa aman kepada pelanggan," ucapnya.

Kecelakaan di Stasiun Bekasi sempat berdampak pembatalan jadwal keberangkatan kereta api di Stasiun Malang, yakni Kereta Api Majapahit relasi Stasiun Malang-Stasiun Pasar Senen, Kereta Api Arjuno Ekspress relasi Stasiun Malang-Stasiun Gubeng, dan Kereta Api Jayabaya relasi Stasiun Malang-Stasiun Pasar Senen.

Mahendro menyampaikan pelayanan pengembalian uang tiket atau refund kepada penumpang kereta api yang keberangkatannya dibatalkan masih terus dilakukan.

KAI Surabaya menyebut jumlah penumpang Kereta Api Jayabaya sebanyak 246 orang, Kereta Api Arjuno sebanyak 100 penumpang, dan Kereta Api Majapahit sebanyak 230 penumpang.

"Sampai sekarang jumlah penumpang yang sudah melakukan refund sebanyak 386 penumpang (dari tiga kereta api)," ucap dia.

Setiap penumpang yang melakukan refund uang pembelian tiket dipastikan mendapatkan 100 persen bea pengembalian, di luar biaya pemesanan dengan cara mengakses layanan di aplikasi Access by KAI atau bisa langsung datang ke loket di Stasiun Malang.

Pewarta: Ananto Pradana

Editor : Vicki Febrianto


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2026