DKPP Ngawi ajak petani lakukan "gropyokan" basmi tikus
- 5 Juni 2024 22:30
Petani melakukan pengasapan liang tikus saat berburu tikus secara bersama-sama atau biasa disebut dengan 'gropyokan tikus' di area pertanian Desa Plosorejo, Kediri, Jawa Timur, Sabtu (6/10). Kegiatan mengendalikan hama tikus tersebut menjadi cara terakhir petani setelah pemberian racun kurang efektif mengurangi populasi tikus. Antara Jatim/Prasetia Fauzani/mas/18
Petani berburu tikus secara bersama-sama atau biasa disebut dengan 'gropyokan tikus' di area pertanian Desa Plosorejo, Kediri, Jawa Timur, Sabtu (6/10). Kegiatan mengendalikan hama tikus tersebut menjadi cara terakhir petani setelah pemberian racun kurang efektif mengurangi populasi tikus. Antara Jatim/Prasetia Fauzani/mas/18
Petani memegang tikus hasil berburu secara bersama-sama atau biasa disebut dengan 'gropyokan tikus' di area pertanian Desa Plosorejo, Kediri, Jawa Timur, Sabtu (6/10). Kegiatan mengendalikan hama tikus tersebut menjadi cara terakhir petani setelah pemberian racun kurang efektif mengurangi populasi tikus. Antara Jatim/Prasetia Fauzani/mas/18.