Tradisi larung Sembonyo di Tulungagung

  • Minggu, 5 Juli 2026 17:54

Warga pesisir dan wisatawan menaiki perahu jelang prosesi larung sembonyo di perairan Pantai Popoh, Tulungagung, Jawa Timur, Minggu (5/7/2026). Tradisi Larung Sembonyo dalam rangkaian Grebeg Suro tersebut merupakan wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil laut sekaligus tradisi budaya masyarakat nelayan yang terus dilestarikan untuk memperkuat identitas budaya, menjaga nilai-nilai gotong royong, dan mendorong pengembangan pariwisata pesisir di Tulungagung. ANTARA Jatim/Destyan Sujarwoko/mas.

Nelayan bersama warga pesisir dan wisatawan melarung ancak berisi hasil bumi dan hasil laut menggunakan rakit di perairan Pantai Popoh, Tulungagung, Jawa Timur, Minggu (5/7/2026). Tradisi Larung Sembonyo dalam rangkaian Grebeg Suro tersebut merupakan wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil laut sekaligus tradisi budaya masyarakat nelayan yang terus dilestarikan untuk memperkuat identitas budaya, menjaga nilai-nilai gotong royong, dan mendorong pengembangan pariwisata pesisir di Tulungagung. ANTARA Jatim/Destyan Sujarwoko/mas.

Warga dan wisatawan berebut gunungan aneka sayur yang dipersiapkan saat prosesi larung semboyo di perairan Pantai Popoh, Tulungagung, Jawa Timur, Minggu (5/7/2026). Tradisi Larung Sembonyo dalam rangkaian Grebeg Suro tersebut merupakan wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil laut sekaligus tradisi budaya masyarakat nelayan yang terus dilestarikan untuk memperkuat identitas budaya, menjaga nilai-nilai gotong royong, dan mendorong pengembangan pariwisata pesisir di Tulungagung. ANTARA Jatim/Destyan Sujarwoko/mas.

Nelayan bersama warga pesisir dan wisatawan menurunkan ancak berisi aneka hasil bumi dan hasil laut menggunakan rakit di perairan Pantai Popoh, Tulungagung, Jawa Timur, Minggu (5/7/2026). Tradisi Larung Sembonyo dalam rangkaian Grebeg Suro tersebut merupakan wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil laut sekaligus tradisi budaya masyarakat nelayan yang terus dilestarikan untuk memperkuat identitas budaya, menjaga nilai-nilai gotong royong, dan mendorong pengembangan pariwisata pesisir di Tulungagung. ANTARA Jatim/Destyan Sujarwoko/mas.

Berita Terkait