Banjir lumpuhkan aktivitas enam sekolah di Nagan Raya
- 8 Mei 2026 13:30
Pelajar SMP Negeri 9 Surabaya mempraktikkan cara memberikan pertolongan pertama gawat darurat (PPGD) kepada korban patah tulang saat pelatihan pembentukan sekolah tanggap bencana di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (25/7). Selain untuk memberikan pengetahuan kepada para pelajar, kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) bersama PMI dan BNPP (SAR) Kota Surabaya tersebut guna membangun kesiapsiagaan sekolah menghadapi bencana dan keadaan darurat. Antara jatim/Moch Asim/18
Pelajar SMP Negeri 9 Surabaya mempraktikkan cara memberikan pertolongan pertama gawat darurat (PPGD) kepada korban patah tulang saat pelatihan pembentukan sekolah tanggap bencana di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (25/7). Selain untuk memberikan pengetahuan kepada para pelajar, kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) bersama PMI dan BNPP (SAR) Kota Surabaya tersebut guna membangun kesiapsiagaan sekolah menghadapi bencana dan keadaan darurat. Antara jatim/Moch Asim/18
Pelajar SMP Negeri 9 Surabaya mempraktikkan cara memberikan pertolongan pertama gawat darurat (PPGD) kepada korban patah tulang saat pelatihan pembentukan sekolah tanggap bencana di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (25/7). Selain untuk memberikan pengetahuan kepada para pelajar, kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) bersama PMI dan BNPP (SAR) Kota Surabaya tersebut guna membangun kesiapsiagaan sekolah menghadapi bencana dan keadaan darurat. Antara jatim/Moch Asim/18
Pelajar SMP Negeri 9 Surabaya mempraktikkan cara memberikan pertolongan pertama gawat darurat (PPGD) kepada korban patah tulang saat pelatihan pembentukan sekolah tanggap bencana di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (25/7). Selain untuk memberikan pengetahuan kepada para pelajar, kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) bersama PMI dan BNPP (SAR) Kota Surabaya tersebut guna membangun kesiapsiagaan sekolah menghadapi bencana dan keadaan darurat. Antara jatim/Moch Asim/18