Peresmian Jembatan Wijaya Kusuma Kediri
- 30 Mei 2018 10:56
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mochamad Basuki Hadimuljono (tengah) meninjau jembatan Wijaya Kusuma yang baru saja diresmikan di Desa Branggahan, Kediri, Jawa Timur, Selasa (29/5). Pembangunan jembatan di atas sungai Brantas senilai Rp32 miliar tersebut guna mendukung rencana jalan strategis nasional lingkar gunung Wilis meliputi wilayah Kediri, Nganjuk, Madiun, Ponorogo, Trenggalek, dan Tulungagung. Antara Jatim/Prasetia Fauzani/zk/18
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mochamad Basuki Hadimuljono (kiri) didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanan) dan Sekertaris Kabinet Pramono Anung Wibowo (ke dua kanan) meninjau jembatan Wijaya Kusuma yang baru saja diresmikan di Desa Branggahan, Kediri, Jawa Timur, Selasa (29/5). Pembangunan jembatan di atas sungai Brantas senilai Rp32 miliar tersebut guna mendukung rencana jalan strategis nasional lingkar gunung Wilis meliputi wilayah Kediri, Nganjuk, Madiun, Ponorogo, Trenggalek, dan Tulungagung. Antara Jatim/Prasetia Fauzani/zk/18
Meteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mochamad Basuki Hadimuljono (tengah) meninjau jembatan Wijaya Kusuma yang baru saja diresmikan di Desa Branggahan, Kediri, Jawa Timur, Selasa (29/5). Pembangunan jembatan di atas sungai Brantas senilai Rp32 miliar tersebut guna mendukung rencana jalan strategis nasional lingkar gunung Wilis meliputi wilayah Kediri, Nganjuk, Madiun, Ponorogo, Trenggalek, dan Tulungagung. Antara Jatim/Prasetia Fauzani/zk/18
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (tengah) meninjau jembatan Wijaya Kusuma yang baru saja diresmikan di Desa Branggahan, Kediri, Jawa Timur, Selasa (29/5). Pembangunan jembatan di atas sungai Brantas senilai Rp32 miliar tersebut guna mendukung rencana jalan strategis nasional lingkar gunung Wilis meliputi wilayah Kediri, Nganjuk, Madiun, Ponorogo, Trenggalek, dan Tulungagung. Antara Jatim/Prasetia Fauzani/zk/18