Penemuan Situs

  • Rabu, 7 Februari 2018 16:13

Warga melihat tumpukan batu bata yang menyerupai bangunan kuno di areal persawahan Desa Kedung Bocok, Tarik, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (7/2). Bangunan berbentuk memanjang seperti pondasi yang memiliki panjang 21 meter dengan kedalaman dari permukaan tanah 50 cm dan terdiri dari lima batu bata berdiameter 30×20 cm dan tebal 10 cm tersebut diduga situs peninggalan kerajaan majapahit. Antara jatim/Umarul Faruq/zk/18

Warga melihat tumpukan batu bata yang menyerupai bangunan kuno di areal persawahan Desa Kedung Bocok, Tarik, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (7/2). Bangunan berbentuk memanjang seperti pondasi yang memiliki panjang 21 meter dengan kedalaman dari permukaan tanah 50 cm dan terdiri dari lima batu bata berdiameter 30×20 cm dan tebal 10 cm tersebut diduga situs peninggalan kerajaan majapahit. Antara jatim/Umarul Faruq/zk/18

Tumpukan batu bata yang menyerupai bangunan kuno di areal persawahan Desa Kedung Bocok, Tarik, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (7/2). Bangunan berbentuk memanjang seperti pondasi yang memiliki panjang 21 meter dengan kedalaman dari permukaan tanah 50 cm dan terdiri dari lima batu bata berdiameter 30×20 cm dan tebal 10 cm tersebut diduga situs peninggalan kerajaan majapahit. Antara Jatim/Umarul Faruq/zk/18

Warga melihat tumpukan batu bata yang menyerupai bangunan kuno di areal persawahan Desa Kedung Bocok, Tarik, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (7/2). Bangunan berbentuk memanjang seperti pondasi yang memiliki panjang 21 meter dengan kedalaman dari permukaan tanah 50 cm dan terdiri dari lima batu bata berdiameter 30×20 cm dan tebal 10 cm tersebut diduga situs peninggalan kerajaan majapahit. Antara jatim/Umarul Faruq/zk/18

Berita Terkait