Saya pribadi tidak ada masalah apa pun sama Pak Arief

Surabaya (ANTARA) - Bani Insan Peduli (BIP) dan Arief Camra sepakat mengakhiri polemik bantuan sosial yang sempat menjadi perhatian publik serta kembali fokus menjalankan kegiatan kemanusiaan dengan mengedepankan komunikasi dan akuntabilitas.

"Saya pribadi tidak ada masalah apa pun sama Pak Arief. Beliau orang hebat, saya butuh belajar dari beliau, beliau guru saya," ujar Founder Bani Insan Peduli Ali Zainal Abidin dalam keterangan diterima di Surabaya, Senin.

Ali menegaskan komunikasi yang dijalin dengan Arief sejak awal bertujuan mempelajari tata kelola lembaga sosial, sementara polemik terkait penarikan dana bantuan senilai Rp2 miliar yang sempat menjadi perhatian publik telah diselesaikan.

Pendiri Griya Lansia Malang dan Griya Yatim Sidoarjo Arief Camra menyambut baik pernyataan tersebut. Meski merasa kurang pantas disebut sebagai guru, ia menilai tujuan membantu masyarakat tidak boleh terhambat oleh perbedaan pandangan maupun kesalahpahaman.

Keduanya menyatakan komitmen untuk kembali fokus menjalankan kegiatan sosial di lembaga masing-masing serta berharap polemik yang sempat terjadi tidak lagi menghambat upaya membantu masyarakat yang membutuhkan.

"Kalau mau memberi bantuan, dijelaskan klausulnya di depan. Nanti bantuannya seperti ini, komitmennya begini. Jadi, semuanya jelas sejak awal," ujar Arief.

Menurut Arief, setiap komitmen bantuan perlu disepakati secara terbuka sejak awal agar tidak menimbulkan perbedaan persepsi di kemudian hari.

Ia menambahkan akuntabilitas, komunikasi yang baik, serta semangat berlomba-lomba dalam kebaikan menjadi fondasi penting agar program kemanusiaan dapat berjalan secara berkelanjutan dan terhindar dari konflik.



Pewarta: Willi Irawan
Editor : Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026