Perjuangan Guru Sekolah Terpencil

  • Rabu, 2 Maret 2016 9:05

Sejumlah guru melangsungkan proses belaja mengajar di SDN Pojok Klitih III Dusun Nampu, Plandaan, Jombang, Jawa Timur, Selasa (1/3). Sembilan guru dua diantaranya guru tidak tetap (GTT) kategori 2 yang bertugas di desa terpencil di Kabupaten Jombang selama 12 tahun, setiap hari harus menempuh perjalanan 4 Km selama 1,5 jam dengan berjalan kaki saat musim hujan melewati tiga sungai untuk sampai ke SDN Pojok Klitih III di Dusun Nampu. Mereka berharap ada perhatian dari Pemerintah memberikan tunjangan transporasi. Antara Jatim/Syaiful Arif/zk/16

Sejumlah guru ketika sampai di SDN Pojok Klitih III Dusun Nampu, Plandaan, Jombang, Jawa Timur, Selasa (1/3). Sembilan guru dua diantaranya guru tidak tetap (GTT) kategori 2 yang bertugas di desa terpencil di Kabupaten Jombang selama 12 tahun, setiap hari harus menempuh perjalanan 4 Km selama 1,5 jam dengan berjalan kaki saat musim hujan melewati tiga sungai untuk sampai ke SDN Pojok Klitih III di Dusun Nampu. Mereka berharap ada perhatian dari Pemerintah memberikan tunjangan transporasi. Antara Jatim/Syaiful Arif/zk/16

Sejumlah guru SDN Pojok Klitih III melewati sungai saat berangkat mengajar di Desa Pojok Klitih, Plandaan, Jombang, Jawa Timur, Selasa (1/3). Sembilan guru dua diantaranya guru tidak tetap (GTT) kategori 2 yang bertugas di desa terpencil di Kabupaten Jombang selama 12 tahun, setiap hari harus menempuh perjalanan 4 Km selama 1,5 jam dengan berjalan kaki saat musim hujan melewati tiga sungai untuk sampai ke SDN Pojok Klitih III di Dusun Nampu. Mereka berharap ada perhatian dari Pemerintah memberikan tunjangan transporasi. Antara Jatim/Syaiful Arif/zk/16

Jawa Timur, Selasa (1/3). Sembilan guru dua diantaranya guru tidak tetap (GTT) kategori 2 yang bertugas di desa terpencil di Kabupaten Jombang selama 12 tahun, setiap hari harus menempuh perjalanan 4 Km selama 1,5 jam dengan berjalan kaki saat musim hujan melewati tiga sungai untuk sampai ke SDN Pojok Klitih III di Dusun Nampu. Mereka berharap ada perhatian dari Pemerintah memberikan tunjangan transporasi. Antara Jatim/Syaiful Arif/zk/16

Jawa Timur, Selasa (1/3). Sembilan guru dua diantaranya guru tidak tetap (GTT) kategori 2 yang bertugas di desa terpencil di Kabupaten Jombang selama 12 tahun, setiap hari harus menempuh perjalanan 4 Km selama 1,5 jam dengan berjalan kaki saat musim hujan melewati tiga sungai untuk sampai ke SDN Pojok Klitih III di Dusun Nampu. Mereka berharap ada perhatian dari Pemerintah memberikan tunjangan transporasi. Antara Jatim/Syaiful Arif/zk/16

Sejumlah guru SDN Pojok Klitih III melewati sungai saat berangkat mengajar di Desa Pojok Klitih, Plandaan, Jombang, Jawa Timur, Selasa (1/3). Sembilan guru dua diantaranya guru tidak tetap (GTT) kategori 2 yang bertugas di desa terpencil di Kabupaten Jombang selama 12 tahun, setiap hari harus menempuh perjalanan 4 Km selama 1,5 jam dengan berjalan kaki saat musim hujan melewati tiga sungai untuk sampai ke SDN Pojok Klitih III di Dusun Nampu. Mereka berharap ada perhatian dari Pemerintah memberikan tunjangan transporasi. Antara Jatim/Syaiful Arif/zk/16

Berita Terkait

Tol Mojokerto Kertosono

Tol Mojokerto Kertosono

  • 13 Juni 2017 22:38
Pelatihan Batik Jombang

Pelatihan Batik Jombang

  • 18 Maret 2017 22:26
Tinggal di Kandang Ayam

Tinggal di Kandang Ayam

  • 28 Juli 2016 22:59
Program Klasterisasi PNM

Program Klasterisasi PNM

  • 19 Mei 2016 20:10
Semburun Lumpur Bojonegoro

Semburun Lumpur Bojonegoro

  • 9 Mei 2016 20:13
KPAI Datangi Ponpes

KPAI Datangi Ponpes

  • 4 Maret 2016 12:41
Sekolah Menyeberangi Sungai

Sekolah Menyeberangi Sungai

  • 2 Maret 2016 08:59