Jember, - Dua warga Dusun Besuki Kidul, Desa Sidomekar, Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember, Jawa Timur, terluka akibat tertimpa reruntuhan rumah mereka yang ambruk diterjang angin puting beliung di dusun setempat, Minggu.
Kepala Dusun Besuki Kidul, Sutrisno, mengatakan sejumlah rumah warga rusak akibat hujan deras yang disertai angin puting beliung, bahkan satu rumah ambruk dan rata dengan tanah akibat tertimpa pohon besar yang tumbang.
"Wagimin dan istrinya tidak sempat lari menyelamatkan diri saat pohon tumbang menimpa rumah mereka, sehingga keduanya terluka akibat tertimpa reruntuhan rumah," tuturnya.
Menurut dia, kedua korban dilarikan ke pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) dan Rumah Sakit Daerah (RSD) Balung untuk mendapatkan perawatan intensif karena luka di bagian kepala dan beberapa bagian tubuhnya.
"Satu korban terpaksa dibawa ke RSD Balung karena lukanya yang cukup serius, namun kedua korban masih dalam kondisi sadar saat dibawa ke puskesmas dan rumah sakit," katanya.
Ia menjelaksan warga bergotong royong memotong sejumlah pohon tumbang yang menimpa rumah mereka, setelah hujan agak reda dan angin puting beliung berlalu.
Sekretaris Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana Jember, Widi Prasetyo, mengimbau warga Jember untuk mewaspadai hujan deras disertai angin kencang yang berpotensi terjadi selama awal musim hujan.
"Kami sudah meminta Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya untuk memangkas dahan pohon besar yang rawan roboh akibat angin kencang dan warga yang rumahnya di sekitar pohon besar juga harus berhati-hati," katanya.
Ia menjelaskan sebanyak 18 dari 31 kecamatan di Kabupaten Jember merupakan daerah rawan bencana banjir, tanah longsor, angin puting beliung, dan tsunami.
"Beberapa daerah rawan bencana banjir bandang yang berada di daerah aliran sungai (DAS) besar seperti Kalijompo dan Sungai Mayang yakni Kecamatan Panti, Sukorambi, Rambipuji, Balung, Silo, Mayang, Tempurejo, Jenggawah, Sumberbaru, Kencong dan Jombang," katanya.
Sementara untuk daerah rawan tanah longsor yakni Kecamatan Arjasa, Sumberjambe, Silo, Mayang, Panti, Mumbulsari, dan Sumberbaru, sedangkan daerah rawan angin puting beliung yakni Kecamatan Jelbuk, Tempurejo, Jenggawah, Sumbersari, dan Sukowono.(*)
Editor : Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.