Sidoarjo, Jawa Timur (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus melakukan normalisasi sejumlah sungai di Sidoarjo demi mencegah banjir yang berpotensi terjadi di sejumlah titik genangan di wilayah terkait saat memasuki musim penghujan.
Bupati Sidoarjo Subandi, menegaskan bahwa normalisasi sungai-sungai tersebut menggunakan alat-alat berat demi mengangkat endapan lumpur maupun tumbuhan liar dan sampah dari sungai saat mengunjungi lokasi pengerjaan normalisasi di tiga sungai di Kecamatan Candi, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu.
"Menghadapi musim hujan ini mudah-mudah kita benar-benar siap, normalisasi sudah berjalan semua, minimal 80 persen tercapai sebelum puncak musim hujan," kata Subandi.
Menurutnya, penanganan banjir akan difokuskan di wilayah rawan genangan yakni di wilayah Kecamatan Tanggulangin, Candi, Porong dan Taman.
Selain itu, pengawasan akan diperketat agar pengerjaan normalisasi sungai berjalan maksimal. Menurutnya, pihaknya telah meminta Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Sidoarjo rutin memantau pengerjaan secara intens setiap minggunya, serta pemantauan menggunakan kamera udara atau drone agar hasil lebih akurat.
Subandi berharap pengerjaan normalisasi sungai selesai sebelum musim hujan yang diprediksi pada bulan November tersebut.
Dalam kesempatan tersebut ia juga mengimbau masyarakat untuk ikut membantu kegiatan normalisasi lingkungan. Ia meminta warga untuk aktif membersihkan saluran-saluran kecil yang tersumbat serta membuat surat edaran kepada para camat dan kepala desa untuk aktif dalam kegiatan normalisasi lingkungan di wilayah masing-masing.
"Nanti kita gerakkan bersama untuk gotong royong di tingkat kelurahan maupun di tingkat desa. Surat sudah dibuat oleh Sekretaris Daerah, dalam waktu dekat sudah bisa direalisasikan," kata Subandi.
