Surabaya (ANTARA) - Klinik kecantikan asal Korea Skinda mengenalkan teknologi kecantikan Korea tanpa bedah yang kini banyak diminati oleh masyarakat, khususnya di Kota Surabaya.
Salah satu dokter klinik tersebut dr. Agnes Tasia, M.Sc, Sp.DV di Surabaya, Sabtu mengatakan perawatan terfavorit berbasis teknologi Korea tanpa bedah yang mengubah kualitas seseorang dengan hasil maksimal.
"Di antaranya Ultheraphy, Picoway Laser dan Pico Plasma Perfection," katanya di sela perayaan ulang tahun klinik yang bertema "11th Anniversary: From Decade Into The New Dimension – Reset Your Skin" di Surabaya.
Ia mengatakan, ultheraphy merupakan pengencangan kulit tanpa bedah yang memberikan hasil instan tanpa downtime.
Perawatan ini merupakan perawatan kecantikan non-invasif yang menggunakan gelombang suara ultra tinggi (US) untuk mengencangkan kulit yang kendur, menghilangkan double chin, membentuk kontur wajah V-shape, membuat wajah terlihat lebih tirus, meningkatkan elastisitas kulit, membantu memperbaiki garis halus atau keriput, mengangkat dan mengencangkan kulit.
"Melalui pencitraan ultrasound dengan Ultherapy, energi disalurkan secara tepat ke tempat yang paling sesuai untuk hasil yang tampak alami dan semakin baik seiring berjalannya waktu," katanya.
Ia mengatakan, perawatan Pico Plasma Perfection untuk mengatasi berbagai masalah kulit, seperti: hiperpigmentasi, bekas jerawat, kerutan, dan pori-pori besar.
“Picoway Laser akan bekerja untuk menargetkan dan menghilangkan pigmen atau bekas jerawat yang ada di kulit, sementara Plasma Radio Frekuensi akan meremajakan kulit dan memperbaiki tekstur kulit secara keseluruhan," ujarnya.
Owner dan Direktur Skinda Korean Aesthetic Clinic Victor Tanu mengaku atas perjalanan klinik selama lebih dari satu dekade.
"Di usia 11 tahun bukan waktu yang singkat. Kami terus berinovasi agar selalu bisa memberikan solusi kecantikan terbaik, aman, dan sesuai dengan tren global, khususnya dari Korea yang terkenal akan teknologi estetikanya," katanya.
Pewarta: Indra SetiawanEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026