Surabaya (ANTARA) - Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Rachmat Gobel menjadi salah satu pembicara dalam acara "Testimoni, Bedah Buku, dan Seminar Nasional Gobel Vision: Falsafah Pancasila, Inovasi Teknologi, dan Industrialisasi Berkeadilan" di Aula Soetandyo, FISIP, Kampus B, Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya, Senin.

Ia mengatakan, pentingnya mengantisipasi dampak globalisasi dan perkembangan teknologi, termasuk Artificial Intelligence (AI).

"Ancaman buat kita? Kelihatan keren, tidak? Ada AI yang bisa kita buat. Kembali lagi, seperti yang saya katakan tadi, dalam era globalisasi sekarang ini, adanya geopolitik dan geoekonomi memberikan dampak pada ekonomi kita. Adanya teknologi-teknologi, ini harus pasti semuanya kita antisipasi," ujarnya.

Ia juga menyoroti isu otomatisasi dalam industri. Menurutnya, otomatisasi adalah keniscayaan dalam era teknologi yang terus berkembang.

Ia mencontohkan penerapan otomatisasi di pabriknya sebagai upaya untuk meningkatkan keselamatan kerja karyawan.

Namun, ia juga mengingatkan agar penerapan otomatisasi dilakukan secara bijak dan tidak menghilangkan lapangan kerja.

"Hanya saja, di perusahaan kami, ada beberapa hal yang memang tidak perlu kita otomatisasi. Ini kita jaga terus untuk keseimbangan, supaya penciptaan lapangan kerja tetap ada," katanya.

Dalam kesempatan itu, Rachmat Gobel juga menyinggung pentingnya diversifikasi pertanian untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Hal tersebut merupakan kebijakan yang pernah dia terapkan saat menjabat Menteri Perdagangan.

Ia pun mendorong petani untuk tidak hanya bergantung pada satu jenis tanaman, tetapi juga mengembangkan tanaman lain yang memiliki nilai jual lebih tinggi.

Sebagai anggota DPR RI, Rachmat Gobel mengaku selalu berusaha mencari solusi untuk masalah-masalah yang dihadapi masyarakat, terutama di daerah pemilihannya, Provinsi Gorontalo.

Ia memberikan contoh upayanya mengembangkan desa-desa miskin menjadi agrowisata sebagai salah satu solusi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

"Sebagai wakil rakyat dari Gorontalo, saya mencari solusi untuk kampung saya. Seperti tadi, desa miskin, bagaimana saya menyikapinya? Dengan membuat desa ini menjadi agrowisata," katanya.



Pewarta: Indra Setiawan
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026