Surabaya (ANTARA) - Perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tinggal menghitung hari. Selain mempersiapkan ibadah dan momen berkumpul bersama keluarga, masyarakat yang hendak berkurban juga perlu cermat dalam memilih hewan kurban yang sehat dan layak disembelih.
“Masyarakat sebaiknya jangan terburu-buru saat memilih hewan kurban karena kondisi fisik hewan harus benar-benar dicek,” kata Pengelola Unit Usaha Qurban Yayasan Sabilillah, Harun Al Rasyid, kepada ANTARA di Surabaya.
Menurut Harun, salah satu tanda hewan dalam kondisi sehat dapat dilihat dari bagian mata yang tampak bening dan bersih tanpa kotoran atau belek, serta hidung yang tidak mengeluarkan lendir.
Kondisi tersebut, lanjutnya, dapat menandakan hewan sedang sakit, terutama pada musim hujan saat kambing dan sapi rentan mengalami batuk dan pilek.
Ia menambahkan, pembeli juga disarankan memeriksa kondisi fisik hewan, terutama bagian kaki dan cara berjalannya. Hewan kurban sebaiknya dipastikan dapat berjalan normal dan tidak pincang.
“Kalau membeli, harus dilihat apakah (hewan itu) jalannya normal atau tidak,” ujarnya.
Khusus sapi, Harun mengingatkan masyarakat untuk lebih teliti memeriksa bagian mulut dan kaki guna mengantisipasi adanya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang masih ditemukan pada sebagian ternak.
Sementara itu, untuk menjaga kondisi hewan tetap prima hingga hari penyembelihan, pihaknya menerapkan pengiriman hewan kurban mendekati Hari Raya Idul Adha atau saat malam takbiran langsung ke rumah maupun masjid tujuan.
“Kami biasanya kirim H-1 supaya hewan tidak stres terlalu lama di tempat baru dan kondisinya tetap bagus saat disembelih,” kata Harun.
Menurutnya, dengan cara tersebut, pembeli tidak perlu melakukan perawatan terlalu lama di rumah dan kondisi hewan tetap terjaga hingga waktu penyembelihan tiba.
Dengan meningkatnya kebutuhan hewan kurban menjelang Idul Adha, lanjutnya, masyarakat diharapkan tidak terburu-buru saat memilih ternak dan tidak hanya memastikan hewan layak kurban, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan dan kualitas daging yang nantinya dibagikan kepada masyarakat.
*) Widya Chandrawati adalah mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (UNESA) yang melaksanakan Magang Magenta di Perum LKBN ANTARA Biro Jawa Timur
Pewarta: Widya Chandrawati *)Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.