Surabaya - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menargetkan sedikitnya 2.000 orang wartawan dari berbagai daerah di Indonesia sudah tersertifikasi hingga akhir tahun ini melalui program Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Sekretaris Jenderal PWI Pusat Henri CH Bangun saat pembukaan Safari Jurnalistik dan UKW wilayah Jatim angkatan ke-2 di Balai Latihan Kerja Disnakertransduk Jatim di Surabaya, Rabu, mengatakan, hingga saat ini jumlah wartawan yang sudah tersertifikasi melalui program UKW sebanyak 1.672 orang. "Sejak awal tahun, program UKW sudah dilaksanakan di berbagai daerah. Setelah Surabaya, program serupa akan digelar di Banjarmasin, Palembang, Denpasar, Papua, dan beberapa daerah lainnya, dengan target sampai akhir tahun jumlah wartawan yang tersertifikat bisa tembus 2.000 orang," ujarnya. Menurut ia, program sertifikasi wartawan merupakan salah satu upaya yang dilakukan PWI untuk meningkatkan profesionalisme pekerja pers di tengah munculnya euforia dunia jurnalistik. Ketua Bidang Pendidikan PWI Pusat Marah Sakti Siregar menambahkan, pelaksanaan UKW kali ini berbeda dibanding sebelumnya, karena digelar bersamaan dengan program safari jurnalistik. Sebelum di Surabaya, safari jurnalistik yang digelar PWI Pusat bekerja sama dengan PT Astra Internasional Tbk itu, lebih dulu dilaksanakan di empat kota, yakni Jakarta, Medan, Makassar, dan Balikpapan. "Model safari jurnalistik dengan UKW yang sudah berjalan tahun ini, akan dilanjutkan pada tahun berikutnya, karena lebih efektif dan efisien," katanya. Sementara itu, Ketua PWI Cabang Jatim Akhmad Munir mengatakan, UKW angkatan ke-2 diikuti sebanyak 60 peserta wartawan dari media cetak, elektronik dan online di Jatim. Ke-60 peserta tersebut dibagi dalam tiga jenjang, yakni utama sebanyak 18 orang, madya dan muda masing-masing 21 orang, dengan melibatkan sembilan penguji dari PWI Pusat. "Untuk UKW angkatan ke-2 ini, kami bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan Jatim, karena instansi ini juga memiliki lembaga sertifikasi profesi," katanya. Munir berharap seluruh peserta UKW kali ini bisa lulus semua, karena pada pelaksanaan UKW angkatan pertama yang digelar Juni 2012, terdapat satu dari 52 peserta yang tidak lulus sertifikasi. (*)


Editor : Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA 2026