Jakarta - KONI DKI Jakarta menggelontorkan dana sekitar Rp62 miliar sebagai bonus bagi atlet dan pelatih yang meraih medali pada PON 2012 Riau.
Nilai bonus tersebut diperuntukkan bagi 110 atlet peraih medali emas, 101 peraih perak dan 112 perebut perunggu.
Pelatih dan asisten pelatih juga mendapat penghargaan berupa uang yang nilainya berbeda. Bahkan atlet dan pelatih yang cabangnya tidak meraih medali juga kebagian bonus.
"Ini sebagai bentuk apresiasi, untuk merangsang atlet lebih berprestasi lagi," kata Eddy Widodo, Ketua Kontingen tim DKI Jakarta untuk PON 2012 Riau yang juga Ketua Harian KONI DKI Jakarta di Jakarta, Kamis.
Atlet perorangan peraih emas memperoleh Rp200 juta, perak Rp70 juta dan perunggu Rp35 juta. Sementara atlet pasangan peraih emas Rp150 juta, perak Rp40 juta, perunggu Rp25 juta. Selanjutnya atlet peraih emas beregu Rp80 juta, perak Rp25 juta dan perunggu Rp20 juta.
Sementara itu, tim pelatih cabor perorangan juga mendapat bonus Rp100 juta untuk peraih emas, Rp40 juta untuk perak, dan perunggu Rp25 juta. Sedang cabor beregu penyumbang emas Rp300 juta, perak Rp100 juta dan perunggu Rp50 juta.
Selain itu tiga Pengprov meliputi Persani (senam), PGI (gulat) dan Perbasasi (bisbol dan sofbol) sebagai penyumbang terbanyak medali emas dan yang memenuhi target penuh medali juga memperoleh bonus tersendiri.
Editor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.