Surabaya (ANTARA) - PT Nusa Palapa Gemilang Tbk (NPGF) meraih kontrak baru senilai Rp71 miliar pada kuartal III 2025 yang mencakup pengadaan pupuk NPK untuk berbagai komoditas seperti perkebunan kelapa sawit, hutan tanaman industri (HTI), tanaman pangan, serta hortikultura di wilayah Jawa, Kalimantan, dan Sumatera.
Direktur Utama NPGF Ujang Suparman mengatakan seluruh distribusi direncanakan dimulai pada minggu kedua Juli dan berlangsung hingga September 2025.
“Perolehan ini memperkuat posisi NPGF dalam rantai pasok pupuk nasional dan menjadi pijakan penting untuk memperluas jangkauan pasar di Indonesia,” ujarnya di Surabaya, Jawa Timur, Kamis.
Ujang menuturkan capaian ini merupakan hasil dari strategi distribusi yang tepat dan respons cepat terhadap permintaan sektor agribisnis.
Ia pun menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 30 persen untuk 2025 sehingga capaian kontrak ini menjadi kontribusi penting dan membuka ruang bagi kolaborasi lanjutan di wilayah-wilayah dengan potensi tinggi.
Distribusi pupuk dalam kontrak ini akan dilakukan secara bertahap dengan fokus pada efisiensi logistik dan ketepatan waktu pengiriman ke wilayah operasional pelanggan.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat kepuasan pelanggan sekaligus meningkatkan utilisasi kapasitas produksi.
Dalam pelaksanaan kontrak ini, NPGF mengandalkan dua produk unggulannya yaitu Ferticomp dan SinutriHS yaitu varian pupuk NPK yang diformulasikan khusus untuk meningkatkan daya serap unsur hara dan menunjang pertumbuhan optimal.
“Ini bekerja optimal terutama pada kelapa sawit namun juga efektif digunakan pada komoditas lain seperti tanaman pangan dan hortikultura,” kata Ujang.
Pewarta: Astrid Faidlatul HabibahEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026