Malang - Istri Wali Kota Malang Heri Puji Utami, menjadi calon wali kota (Cawali) terpopuler kota itu dibandingkan dengan calon-calon lain, termasuk dari rivalnya yang sama-sama berangkat dari PDIP, yakni Sri Rahayu, anggota DPR RI. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan Laboratorium Politik dan Rekayasa Kebijakan (Lapora) FISIP Universitas Brawijaya (UB) Malang, tingkat kepoluperan istri Wali Kota Malang itu mencapai 36,5 persen. Sedangkan rival terberatnya, Sri Rahayu, hanya meraih angka 16,3 persen. "Survei ini kami lakukan selama kurun waktu dua pekan (6-19/7) dan hasilnya dua kandidat yang sama-sama berangkat dari PDIP ini masih menduduki peringkat teratas, dibanding nama-nama lain yang masuk dalam bursa survei," kata Ketua Tim Riset Lapora Fisip UB Wawan Edi Kuswandoro di Malang, Senin. Saat ini, baik Heri Puji Utami maupun Sri Rahayu masih bersaing ketat untuk mendapatkan surat rekomendasi dari DPP PDIP, termasuk Calon Wakil Wali Kota (Cawawali) yang juga mendaftar lewat PDIP, Priyatmoko Oetomo. Dari hasil survei itu bisa dilihat jika calon-calon dari PDIP masih mendominasi kepopuleran para calon di lingkungan masyarakat. Selain kedua kandidat dari PDIP, ada beberapa kandidat yang juga populer di kalangan masyarakat, yakni Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang Sofyan Edy Jarwoko yang meraih angka 3,7 persen dan mantan Sekda Kota Malang bambang DH Suyono meraih angka 3,0 persen. Sedangkan Ketua DPRD Kota Malang Arif Darmawan meraih angka 1,0 persen dan persentase terendah diraih oleh calon dari PKS Arif Hari Setiawan, yakni 0,5 persen. Namun, katanya, yang mengejutkan, justru nama yang tidak disebutkan dalam survei justru muncul dalam jawaban responden, yakni Achmad Subhan (anggkota DPRD Jatim dari PKS) yang memperoleh angka popularitas 5,7 persen dari jumlah responden. Ia mengemukakan, survei tersebut dilakukan secara acak di seluruh kecamatan yang ada di Kota Malang, yakni Kecamatan Blimbing, Klojen, Kedungkandang, Lowokwaru, dan Sukun. Menurut dia, masyarakat banyak tahu dan mengenal calon-calon tersebut dari banyaknya banner, baliho maupun spanduk yang memenuhi hampir di sepanjang jalan di wilayah Kota Malang. Hanya saja, tegasnya, survei ini dilakukan hanya untuk mengukur sejauh mana tingkat kepopuleran para calon yang akan maju dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Malang Mei 2013. "Survei ini tidak ada kaitannya dengan tingkat keterpilihan. Tingkat polpularitas tinggi bukan berarti akan banyak dipilih juga oleh masyarakat," tegasnya. Saat ini yang paling gencar memasang banner, baliho maupun spanduk adalah Heri Puji Utami, disusul Sri Rahayu. Sementara calon-calon lain juga memasang gambarnya, namun hanya di beberapa titik saja.(*)


Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026