Malang - Arema Indonesia optimistis akan mampu lolos dari jerat zona degradasi pada akhir kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) musim 2011-2012.
Pelatih Arema Joko Susilo, Selasa mengaku, dengan bergabungnya beberapa pemain baru di putaran II LSI tersebut, Arema bakal mampu bersaing dengan tim-tim lain dan lolos dari posisi juru kunci, bahkan degradasi.
"Kami akan mengawali putaran II ini dengan laga tandang cukup berat di ranah Papua, bahkan tiga pertandingan sekaligus harus kami jalani di Papua. Namun, kami tetap optimistis akan mampu mencuri poin dari tur tandang kami," tegas Joko.
Arema bakal mengawali putaran II LSI 2011-2012 di luar kandang, yakni dijamu Persiwa Wamena (13/4), Persipura Jayapura (17/4) dan Persiram Radja Ampat (21/4).
Untuk melakoni tur ke Papua, pelatih tim berjuluk Singo Edan itu bakal membawa 20 pemain, termasuk beberapa pemain yang baru bergabung menjelang berakhirnya putaran pertama maupun digelarnya menjelang putaran kedua.
Para pemain baru Arema yang ikut diboyong ke ranah Papua itu di antaranya adalah Kurnia Meiga Hermansyah, Muhammad Ridhuan, Dendi Santoso, Henro Siswanto, Achmad Al Farizie, Sunarto (eks Arema LPI), Achmad Kurniawan, Herman Dzumafo serta Alain N'Kong.
Selain itu ada beberapa pemain lama di antaranya Khusnul Yuli, Seme Pierre Patrick, Steven Hesketh, Dicky Firasat, Charis Julianto, dan Nurul Maulidi.
Joko optimistis, dengan komposisi pemain yang ada saat ini, Arema bakal mampu bersaing dengan tim-tim kuat lainnya. "Harapan kami pada akhir musim, Arema bisa mentas dari degradasi dan memperbaiki posisinya," tegasnya.
Saat ini Arema menempati posisi juru kunci klasemen sementara LSI 2011-2012 dengan mengemas 14 poin dari 17 kali bertanding, sehingga membutuhkan banyak poin agar bisa lolos dari jurang degradasi.(*)
Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.