Gresik - Tim sepak bola Persegres Gresik United menargetkan dapat mencuri poin di kandang Arema dalam laga lanjutan Liga Super Indonesia (LSI)yang akan berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (30/6). Pelatih Persegres Gresik, Djoko Susilo, Jumat, mengatakan, poin yang didapat akan sangat berguna mendongkrak posisi Persegres dalam klasemen sementara LSI, sebab kini berada di zona degradasi. "Bagi Persegres, poin satu maupun tiga akan sangat penting, sebab kini posisi kita sangat rawan tergeser oleh PSAP Sigli, Deltras Sidoarjo serta Persiram Raja Empat, karena berada di zona degradasi," katanya. Djoko optimistis dengan terget itu, dan yakni dirinya mampu membawa tim berjuluk "Laskar Joko Samudro" itu lepas dari zona degradasi. "Kita targetkan minimal dapat satu poin dalam laga melawan Arema, sebab kita masih menyisakan dua laga, dan di laga sisa itu target kita adalah menang terus, sehingga total poin yang didapatkan nantinya 37, dan bisa lolos dari zona degradasi," katanya. Djoko mengakui, rasa optimistis itu juga karena timnya akan turun secara penuh dan diperkuat pemain tengah Lan Bastian. Selain itu, stopper asing Daniel Carl Zelleny juga kemungkinan akan diturunkan melawan Arema Indonesia. Sementara itu, meski menargetkan mencuri poin, Djoko mengakui tim Arema tidak mudah dikalahkan di kandang sendiri, sebab tim berjuluk "Singo Edan" itu juga sedang memburu poin penuh untuk mengkukuhkan peringkatnya di posisi 10 besar. "Pada putaran pertama lalu, Arema menyerah 0-2 dari kami, dan atas dasar itulah kami tetap berupaya mencuri poin di kandang Arema kendati tidak mudah," katanya. Djoko telah menginstruksikan kepada anak asuhnya agar mewaspadai pergerakan dua pemain Arema, yakni Herman Dzumafo Affandi dan M Ridhuan. Sebab, Djoko menganggap kedua pemain itu sangat berbahaya dan menjadi motor serangan Arema ketikamembungkam Persiba Balikpapan dengan skor 3-1 beberapa waktu lalu.(*)


Editor : FAROCHA
COPYRIGHT © ANTARA 2026