Banyuwangi - Badan Amil Zakat (BAZ) Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, memberikan bantuan kepada 1.100 warga miskin yang tersebar di seluruh kabupaten setempat dari dana yang dikumpulkan BAZ selama tahun 2011. Ketua Pelaksana BAZ Banyuwangi, Drs Ec Sukandi MM, Kamis, mengatakan BAZ berhasil menghimpun dana zakat, infak, sedekah dari PNS kabupaten setempat selama tahun 2011 sebesar Rp800 juta rupiah, kemudian dana itu akan dibagikan kepada warga miskin di Banyuwangi. "Pemberian bantuan tersebut dibagi dalam dua tahap dengan rincian tahap pertama sebesar Rp242 juta beberapa waktu lalu dan tahap kedua sebesar Rp259.500.000 yang sudah diserahkan Wakil Bupati Yusuf Widiatmoko kepada warga miskin di Pulau Santen," tuturnya. Menurut dia, pemberian dana BAS tersebut dalam bentuk zakat sejahtera berupa bantuan kambing senilai Rp40 juta untuk 40 orang, zakat cerdas sebesar Rp25 juta yang diberikan kepada 50 anak yatim dan bantuan konsumsi untuk 400 fakir miskin sebesar Rp80 juta. "Bantuan itu juga berupa tambahan modal usaha sebesar Rp50 juta untuk 100 fakir miskin, bantuan perbaikan rumah sebesar Rp60 juta untuk 10 fakir miskin, dan pemberian bantuan kepada TPQ sebesar Rp4,5 juta," katanya menjelaskan. Menghimpun dana BAZ dari PNS, kata dia, merupakan salah satu upaya untuk mendukung program Bupati Banyuwangi dalam rangka mengurangi angka kemiskinan di kabupaten setempat. "Alhamdulillah dana BAZ yang kami himpun jumlahnya terus naik dari tahun ke tahun, sehingga semakin banyak masyarakat miskin yang bisa kita bantu," ucap Sukandi yang juga Sekretaris Kabupaten Banyuwangi itu. Pada tahun 2008 perolehan dana BAZ Banyuwangi sebesar Rp67 juta, tahun 2009 sebesar Rp89 juta, tahun 2010 mulai mengalami peningkatan hingga Rp287 juta dan tahun 2011 mencapai Rp800 juta. Saat ini, lanjut dia, jumlah PNS yang sudah menyisihkan zakat profesinya melalui BAZ baru mencapai 15 persen dari total PNS Banyuwangi sebanyak 14 ribu PNS. "Kalau separoh saja PNS yang menyisihkan zakat profesi melalui BAZ, insyallah kita mampu memutus mata rantai kemiskinan di Kabupaten Banyuwangi," katanya. Sekkab Banyuwangi itu berharap perolehan dana BAZ terus meningkat sehingga ke depan dapat memutus mata rantai kemiskinan secara optimal dan salah satu program yang digagas oleh BAZ tahun 2012 adalah beasiswa cerdas kepada 20 warga miskin, agar bisa sekolah hingga perguruan tinggi. (*)


Editor : Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA 2026